Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) segera menyiapkan posko dan layanan aduan masyarakat 24 jam untuk memperkuat fungsi lembaga nonstruktural itu sebagai penyambung kebijakan pemerintah.
“Kita akan membuka seluas-luasnya dan semakin banyak informasi-informasi yang secara langsung dari masyarakat. Justru ini adalah yang paling penting sehingga kita bisa langsung menangani,” jelas Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menjawab pers usai serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan Kantor Staf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Ia menyebut layanan ini akan diwujudkan dalam bentuk posko di KSP serta nomor pusat layanan (hotline) yang dapat diakses langsung oleh publik.
Dudung menargetkan posko aduan beserta nomor telepon pusat layanan itu akan mulai beroperasi dalam waktu dekat.
Mekanisme penanganan aduan tersebut, kata Dudung, tidak selalu langsung diteruskan ke Presiden.
Menurutnya, aduan-aduan ini akan disalurkan dan dikomunikasikan terlebih dahulu kepada kementerian-kementerian terkait sebagai pihak yang memiliki wewenang penanganan teknis.
Namun, dalam hal pelaporan kepada Presiden Prabowo Subianto, Dudung memastikan akan ada laporan yang disampaikan secara rutin dalam berbagai kesempatan.
Namun, ia menegaskan hal itu fleksibel dalam bertindak berdasarkan isu yang mendesak.
“Kalau memang itu sangat penting, ya saya rasa lebih baik saya langsung laporkan (kepada Presiden),” katanya.
Dudung menambahkan, pihaknya berkomitmen memastikan seluruh program prioritas Presiden tetap dikawal dengan baik.
Selain itu, ia menyatakan akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun dan menyempurnakan berbagai kegiatan di KSP.
“Banyak hal yang sudah dilakukan oleh KSP untuk mengawal program prioritas Presiden dengan baik dan nanti kita lanjutkan, tentunya untuk kesempurnaan kegiatan-kegiatan lainnya,” katanya. (Antara)