Singkawang-Harian InHua. Ratusan umat Buddha, Tao, dan Konghucu, menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Pet Tie (Hian Thian Song Tie) yang digelar di Kelenteng Pet Tie, Jalan Terigas, Dusun Sei Lakum, Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Rabu, 18 April 2018.
Acara perayaan berlangsung meriah, dihadiri ratusan tamu undangan dan sejumlah Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, pengurus Vihara dan Kelenteng.
Umat yang datang terlihat antusias melaksanakan ritual sembahyang, mengungkapkan syukur dan terima kasih kepada Dewa Pet Tie yang telah melimpahkan berkah keselamatan, kesehatan, keamanan, dan keberuntungan selama satu tahun.
Ketua pengurus Kelenteng Pet Tie, Ngui Jau Jin dikonfirmasi Harian InHua memaparkan, peringatan HUT Dewa Pet Tie, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya di Kelenteng yang telah berusia ratusan tahun itu.
“Hari ini, Rabu 18 April 2018 bertepatan dengan bulan 3 tanggal 3, menurut kalender imlek adalah Peringatan Kelahiran Dewa Pet Tie yang secara umum di sebut Hian Thian Song Tie. Dewa ini merupakan salah satu penguasa langit Utara yang sangat popular di kalangan umat Buddha, Tao, dan Konghucu. Tahun ini, perayaan HUT Dewa Pet Tie diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari sembahyang dan doa keselamatan, sampai dengan jamuan makan bersama, diiringi hiburan musik yang dibawakan penyanyi Sakura Band,” kata Ngui Jau Jin.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh umat dan tamu undangan yang hadir senantiasa menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, selama ini toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kecamatan Pemangkat, khususnya Sei Lakum, Desa Jelutung terbina dengan sangat baik. Hal tersebut ditandai dengan suasana yang selalu aman, damai, dan kondusif.
“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang selalu melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga pada siang ini, kita bisa berkumpul dan bergembira bersama dalam merayakan HUT Dewa Pet Tie. Saya atas nama pengurus Kelenteng Pet Tie, menyampaikan ucapan terima aksih kepada rekan-rekan panitia yang telah bekerja keras, sehingga perayaan HUT Dewa Pet Tie, dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak seluruh umat beserta tamu undangan, untuk bersama-sama menciptakan kerukunan, dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Semoga moment perayaan HUT Dea Pet Tie, membawa kebahagiaan, kesejahteraan, pengharapan dan kedamaian untuk kita semua,” tukasnya.
Dijelaskan Ngu Jau Jin, Dewa Pet Tie adalah salah satu Dewa yang banyak dipuja umat Tridharma dan Konghucu yang ada di Kecamatan Pemangkat, khususnya Desa Sei Lakum, Jelutung.
Melalui perayaan HUT Dewa Pet Tie ini, dia mengajak umat dan tamu undangan yang hadir, untuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, para Buddha, Bodhisatva dan para Dewa Dewi yang ada di alam Surga atas berkat dan karunia yang dilimpahkan kepada umat manusia.
“Semoga berkah Tuhan Yang Maha Kuasa, para Buddha, Bodhisatva dan Dewa Pet Tie selalu memberkati kita semua,” harapnya.
Disebutkan dia, jajaran pengurus Vihara Buddhavada dengan masyarakat selama ini, hidup berdampingan secara rukun dan damai, sehingga kerukunan antar umat beragama di Desa Jelutung terjalin dengan sangat baik. (Rio Dharmawan)







