Pada akhir Ramadhan, Yayasan Bhakti Persatuan, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, Panitia Berbuka Puasa Bersama dan Konjen RRT di Surabaya menggelar buka puasa dengan 1500 anak yatim piatu se-Surabaya dan Madura. Acara digelar di gedung serba guna Masjid Al Akbar Surabaya tepat pukul 3 sore hingga waktu berbuka puasa tiba (6/6).
Dalam acara tersebut Yayasan Bhakti Persatuan diketuai Ridwan S. Hardjono menyerahkan 75 Juta Rupiah kepada Panitia Berbuka Puasa Bersama diketui Syaifuddin Noer. Demikian pula dengan Konjen RRT di Surabaya juga menyerahkan sumbangan uang sebesar 50 Juta Rupiah.
Panitia Berbuka Puasa Bersama dibentuk alm. HM Noer mantan Gubernur Jatim yang kegiatan sosialnya diteruskan oleh anak-anaknya hingga kini. Kegiatan santunan sekaligus berbuka bersama anak yatim piatu dilakukan setiap tahun bersama Yayasan Bhakti Persatuan dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya.
Konjen RRT di Surabaya dalam sambutannya mengucapkan selamat berpuasa dan merayakan lebaran sebentar lagi serta mengharapkan yang terbaik. Saling berbagi, bersahabat dan menghormati adalah tradisi yang harus terus dilakukan, jelas Gu Qingqi.

Konjen RRT di Surabaya terus menerus mengadakan acara buka puasa bersama sebagai bentuk perhatian dan wujud persahabatan kepada warga muslim. “Buka puasa sebagai pendekatan perasaan kami dan mengakrabkan hubungan persahabatan,” ujar Gu Qingqi yang memberi apresiasi kepada Panitia Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim se-Surabaya dan Madura, PMTS dan Yayasan Bhakti Persatuan yang konsiten mengadakan sumbangan pada bulan Ramadhan selama bertahun-tahun.
Pada acara berbuka di Masjid Al Akbar, Konjen RRT di Surabaya membagikan 500 paket bingkisan dan sumbangan uang untuk anak yatim. “Saya percaya yang diterima anak-anak bukan hanya bingkisan dan beasiswa, tapi lebih dari itu yakni rasa kasih sayang persahabatan rakyat Tiongkok dengan rakyat Indonesia. Selain itu juga bentuk rasa hormat pemerintah Tiongkok terhadap adat agama, dan suku yang berbeda,” ujatr Gu Qingqi.
Ridwan S. Hardjono ketua Yayasan Bhakti Persatuan mengatakan jumlah pemberian bantuan paket sembako akan terus ditingkatkan setiap tahunnya sesuai dengan permintaan masyarakat. Liem Ou Yen ketua koordinator Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya mengatakan selama Ramadhan hingga menyambut lebaran selalu digelar santunan dan berbuka untuk umat muslim yang menjalankan ibadah.
“Kegiatan yang sudah dilaksanakan bertahun-tahun, sebagai kewajiban bagi yang mampu atau berkelebihan untuk dibagikan kepada sesama yang membutuhkan,” jelas Liem Ou Yen. (Avr)
