Walaupun bahasa Inggris sudah diakui secara internasional sebagai bahasa resmi dalam pertemuan seluruh negara, tapi ternyata selain Inggris, bahasa lain di dunia juga memiliki penutur setia yang terus melestarikan bahasa tersebut.
Di bawah bahasa Inggris, ternyata bahasa Mandarin menjadi bahasa yang paling banyak dituturkan oleh manusia di dunia, dengan jumlah penutur sebanya 1,15 miliar orang. jumlah ini terlihat wajar, mengingat jumlah penduduk China saja sudah 1,3 milyar jiwa, ditambah lagi dengan para Chinese di perantauan yang terus melestarikan bahasa leluhurnya dan banyak juga warga bangsa lain yang mulai tertarik untuk belajar bahasa Mandarin. Dan Bahasa Mandarin juga termasuk dalam salah satu dari 6 bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang pasti akan sangat berguna jika kita bisa menjadi salah satu penuturnya.
Di posisi berikutnya, ada bahasa Spanyol yang ternyata masih dituturkan oleh sebanyak 661 juta penduduk dunia. Bahasa Spanyol palingbanyak digunakan di wilayah Eropa dan Amerika Selatan dimana banyak keturunannya yang hidup di sana sejak jaman ekspansi dulu kala.
Nah, yang membuat daftar ini menarik adalah masuknya bahasa Jawa menjadi salah satu bahasa yang paling populer di dunia. Dengan jumlah penutur sebanyak 84 juta jiwa, bahasa Jawa menjadi peringkat ke 19 di dunia. Bahasa Jawa ternyata memiliki penutur cukup banyak dan tersebar tak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Hal ini diketahui karena banyak orang Jawa yang bekerja di luar negeri menjadi TKI dan banyak juga keturunan Chinese yang lahir di pulau jawa dan kembali ke China lalu mendirikan Kampung Jawa di sana serta berkomunikasi dengan bahasa jawa loh. Bahasa Jawa pun masih digunakan di Suriname di Benua Amerika dan Belanda.
Puncak dari semuanya, ada bahasa Melayu di dalam daftar ini dengan jumlah penutur sebanyak 281 juta jiwa. Bahasa melayu yang dimaksud dalam daftar ini yang juga kadang-kadang disebut Indonesia, adalah bahasa keenam yang paling banyak digunakan. Diperkirakan bahwa bahasa ini berasal dari pulau Kalimantan. Bahasa Melayu dianggap sebagai bahasa Austronesia, jenis bahasa yang ditemukan terutama di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, meskipun Malagasi, bahasa resmi Madagaskar, juga merupakan bahasa Austronesia.
Jadi, belajar bahasa asing boleh. Tapi sebagai bangsa Indonesia, kita harus tetap bangga untuk mengunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah kita di kehidupan sehari-hari ya! (WorldAtlas.com)
Berikut adalah tingkat bahasa di dunia yang diurutkan berdasarkan jumlah penuturnya
| Peringkat | Bahasa | Estimasi Jumlah Penuturnya di Dunia |
|---|---|---|
| 1 | English | 1.39 Miliar |
| 2 | Mandarin Chinese | 1.15 Miliar |
| 3 | Spanyol | 661 Juta |
| 4 | Hindustani | 544 Juta |
| 5 | Arab | 422 Juta |
| 6 | Melayu | 281 Juta |
| 7 | Rusia | 267 Juta |
| 8 | Bengali | 261Juta |
| 9 | Portugis | 229 Juta |
| 10 | Perancis | 229 Juta |
| 11 | Hausa | 150 Juta |
| 12 | Punjabi | 148 Juta |
| 13 | Jerman | 129 Juta |
| 14 | Jepang | 129 Juta |
| 15 | Persia | 121 Juta |
| 16 | Swahili | 107 Juta |
| 17 | Telugu | 92 Juta |
| 18 | Italian | 87 Juta |
| 19 | Jawa | 84 Juta |
| 20 | Wu Chinese | 80 Juta |
| 21 | Korea | 77 Juta |
| 22 | Tamil | 75 Juta |
| 23 | Marathi | 74 Juta |
| 24 | Yue Chinese | 72 Juta |
| 25 | Bahasa Vietnam | 95 Juta |