30 Perusahaan Indonesia Mengambil Bagian di CSFET Fair di China

0 126

Produk-produk Indonesia semakin populer di pasar kata, berkat keikutsertaan negara ini dalam pameran perdagangan internasional, termasuk 5-hari ke-12 Pameran Lintas-Selat untuk Ekonomi dan Perdagangan (CSFET) di Fuzhou, ibukota provinsi dari Fujian, Cina. Acara ini dijadwalkan akan berakhir pada hari Selasa (22/5).

Sebanyak 30 perusahaan Indonesia mengambil bagian dalam pameran itu dengan beberapa telah menghadiri pameran perdagangan sebelumnya di China dalam beberapa tahun terakhir. Produk-produk Indonesia yang dipamerkan di CSFET Fair termasuk makanan, minuman dan kerajinan tangan, menurut laporan Wartaekonomi.co.id. Di antara perusahaan yang berpartisipasi adalah Kapal Api, Indomie dan Garuda Food.

“Fuzhou adalah pintu gerbang bagi produk-produk Indonesia untuk memasuki pasar China,” kata Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun pada Sabtu (19/5). ”Selain Indonesia, 76 negara lain berpartisipasi dalam acara tersebut termasuk dari Asia Tenggara. Pameran CSFET berlangsung di Pusat Konferensi & Pameran Internasional Selat Fujian, yang terbesar di China dan terbesar kedua di Asia.

Saat ini, China adalah mitra dagang terbesar Indonesia dan pembeli minyak sawit terbesar kedua setelah India. Kelapa sawit adalah penghasil devisa non-minyak terbesar di Indonesia. Produk Indonesia lainnya yang masuk ke China dalam beberapa tahun terakhir termasuk sarang cepat, kopi, coklat, dan buah-buahan seperti buah manggis, buah naga, dan buah salak.

Sementara itu, impor Indonesia dari China termasuk mesin dan produk listrik, besi dan baja, bahan kimia organik, plastik dan produk plastik, serta mobil dan suku cadang mobil. Indonesia telah mencatat defisit perdagangan dengan Cina selama beberapa tahun terakhir. Mengenai investasi, Cina dilaporkan menempati peringkat ketiga sebagai sumber investasi asing terbesar di Indonesia pada tahun 2017, setelah Jepang dan Singapura. (GIVnews.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.