11 Tewas dan 23 Korban Ledakan Proyek Bijih Besi Terperangkap Diselamatkan di China

0 82
Awak keselamatan di provinsi Liaoning di China menyelamatkan hampir dua lusin orang yang terperangkap setelah ledakan di sebuah proyek penambangan bijih besi, media negara mengatakan pada hari Rabu, insiden mematikan terakhir di salah satu negara penambangan teratas dunia.

Ledakan di lokasi, yang sedang dalam pembangunan, menewaskan 11 orang dan melukai sembilan orang pada Selasa pagi, menurut laporan online oleh People’s Daily dan CCTV.

Pada hari Rabu, televisi pemerintah menunjukkan gambar-gambar langsung dari regu penyelamat dan alat berat yang digunakan untuk menarik korban selamat dari proyek tersebut.

Dua orang masih hilang, kata media pemerintah.

Kontrak berjangka bijih besi menguat pada Rabu pagi di tengah berita tentang ledakan itu bahkan saat pasar masih dalam surplus besar karena impor besar. China adalah konsumen teratas dunia untuk bahan baku pembuatan baja.

Proyek di kota Benxi, yang dimiliki oleh Grup Huamei, adalah tahap pertama dari fasilitas yang dibuka pada 2019 yang menghasilkan 15 juta ton per tahun.

Panggilan telepon ke Huamei dan pemerintah kota Benxi tidak dijawab.

Pemerintah China telah mengambil tindakan untuk mencoba memperbaiki catatan keamanan yang buruk di banyak tambang.

Pada bulan Mei, sebuah ledakan di sebuah tambang batu bara kecil di provinsi Hunan China menewaskan dua pekerja sementara tiga lainnya hilang, kata biro keamanan tambang batubara Hunan.

Pada pukul 10:18 (0218 GMT), harga yang paling aktif untuk pengiriman pada bulan September naik 2,6 persen pada 474 yuan ($ 74,13) per ton. (Reuters)

Leave A Reply

Your email address will not be published.