Muhammad Akbar lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 22 November. Namun, berbeda dengan bayi lainnya yang lahir hari itu, Akbar lahir di mobil Uber.
Sopir Uber Indra Prawoto berbagi di situs web perusahaan bahwa dia menerima pesanan dari daerah Anyar Tambak pukul 17.30. Penumpang adalah dua wanita dan satu di antaranya sedang dalam persalinan.
Mereka meminta Indra untuk membawa mereka ke Rumah Sakit Wanita dan Anak terdekat. Sayangnya, itu adalah hujan deras disertai angin kencang, yang menyebabkan jalan yang penuh sesak. Indra kemudian menghabiskan dua jam hanya untuk mengemudi enam kilometer ke rumah sakit.
Setelah menghabiskan lebih dari satu jam di mobil, wanita hamil itu mulai berteriak. Dengan bantuan temannya, ibu Akbar lalu melahirkan di mobil Indra.

Indra ingat bahwa Akbar selamat dan dia terus berkendara ke rumah sakit karena ibu dan anak membutuhkan seorang dokter.
Mereka akhirnya sampai di rumah sakit 50 menit setelah Akbar lahir. Saat mereka antri, Indra berlari ke ruang gawat darurat untuk meminta bantuan. Seorang dokter dan perawat bergegas keluar dan memotong tali pusat bayi di mobil.
Indra kemudian menunggu di rumah sakit untuk sementara, memastikan ibu dan bayinya aman.
Akbar sekarang tinggal di Madura bersama orang tua dan kakek neneknya.
Perusahaan transportasi online tersebut dilaporkan memberi produk bayi Akbar dan satu dengan #UberBABY tertulis di atasnya. Selanjutnya, ibu Akbar diberi uang Uber sebesar Rp 1 juta (US $ 73,66) Uber dan kaos #UberMOM. Sementara itu, temannya menerima kredit Uber sebesar Rp 500.000 dan kaos #UberHero.
Indra yang berusia 49 tahun itu dilaporkan menerima sejumlah uang dan T-shirt #UberHero juga. Uber juga membayar agar mobilnya dibersihkan.
Akbar bukanlah bayi pertama yang dilahirkan di Uber. Sebelum ini, seorang wanita dilaporkan melahirkan bayi perempuan di sebuah taksi di Bandung, Jawa Barat, pada bulan April. (kes)