Singkawang–Harian InHua. Masyarakat Tionghoa Jalan P. Natuna, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang mensyukuri direalisasikannya pembangunan Kelenteng Ng Fong Pak Kung, Selasa, 27 Februari 2018.
Sarana ibadah bagi umat Buddha, Tao, dan Konghucu itu diresmikan Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie didampingi Ketua dan pengurus Kelenteng Ng Fong Pak Kung.
Peresmian ditandai dengan atraksi Barongsai dan penguntingan pita, serta pembukaan kain selubung yang menutupi arca Dewa.

Hadir dalam acara peresmian, Kapolres Singkawang, AKBP. Yury Nurhidayat, Dandim 1202 Singkawang, Letkol. Inf. Abdul Rahman, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra, Ketua Umum Panitia perayaan Tahun baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018 Kota Singkawang, Leonardi Tjhai, Ketua Harian Perkumpulan Hakka Indonesia (Perhakin) Kota Singkawang, Ng Hian Ku, Domino bersaudara, Djong Siau Khian dan Djong Siau Kang, Ketua Majelis Agama Konghucu Kota Singkawang, Budiman, Anggota DPRD Propinsi Kalimantan Barat, Bong Cin Nen, Ketua Yayasan Fab Zhu Kung Kota Singkawang beserta pengurus dan binaan Fab Zhu Kung, serta puluhan donatur dan pengusaha Jakarta.
Ketua Panitia peresmian Kelenteng Ng Fong Pak Kung, Lie Bui Khiong dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur, seluruh panitia, pengurus Kelenteng, dan masyarakat Tionghoa di Jalan P. Natuna, yang turut mendukung dan memberikan sumbangsih, sehingga renovasi pembangunan kelenteng Ng Fong Pak Kung, dapat direalisasikan sebagaimana yang diharapkan.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala karunianya, sehingga renovasi pembangunan Kelenteng Ng Fong Pak Kung yang dibangun pertama kali pada tahun 1968, dapat terealisasi dengan baik dan menghasilkan sebuah arsitektur tempat ibadah yang indah dan megah. Semua ini bisa tercapai, tentunya tidak lepas dari dukungan para donatur, baik yang berasal dari Kota Singkawang, maupun yang berasal dari luar Kota Singkawang,” kata Lie Bui Khiong.
Ia berharap, kelenteng Ng Fong Pak Kung dapat menjadi salah satu ikon wisata, dan mendukung program Singkawang hebat.
Ia menambahkan, pembangunan Kelenteng Ng Fong Pak Kung bukan hanya untuk umat Tridharma Jalan P. Natuna tetapi untuk umum. Intinya siapapun diperkenankan untuk melaksanakan aktivitas sembahyang, dan tidak memandang adanya perbedaan.
Wakil ketua DPRD Kota Singkawang yang juga Penasehat Kelenteng Ng Fong Pak Kung, Sumberanto Tjitra mengungkapkan acara peresmian Kelenteng Ng Fong Pak Kung sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, dengan mengundang lebih dari seribu tamu undangan dari berbagai daerah, baik dari Kota Singkawang maupun beberapa daerah lainnya di Kalimantan Barat. Bahkan sejumlah donatur yang berdomisili di Jakarta, juga turut diundang hadir dalam acara peresmian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua undangan yang hadir, khususnya kepada Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Kapolres Singkawang, serta jajaran Forkopimda, Ketua Umum Panitia perayaan Tahun baru Imlek 2569, dan Festival Cap Go Meh 2018 Kota Singkawang, Leonardi Tjhai, Ketua Harian Perkumpulan Hakka Indonesia (Perhakin) Kota Singkawang, Ng Hian Ku, Domino bersaudara, Djong Siau Khian dan Djong Siau Kang, Ketua Majelis Agama Konghucu Kota Singkawang, Budiman, serta para donatur dan tamu undangan Kota Singkawang maupun luar Singkawang. Semoga amal kebajikan yang dilakukan, mendapat limpahan rahmat oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tanpa dukungan semuanya, bisa jadi Kelenteng ini tidak akan terbangun semegah seperti sekarang ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh umat binaan Fab Zhu Kung, baik yang berada di Singkawang maupun luar Singkawang yang telah banyak membantu baik secara moril maupun materil,” kata Sumberanto Tjitra.
Dia berharap, dengan diresmikannya Kelenteng Ng Fong Pak Kung, umat Tridharma di Kota Singkawang dapat lebih khusyuk menjalankan ibadahnya.
Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik direalisasi pembangunan Kelenteng Ng Fong Pak Kung.

Keberadaan Kelenteng Ng Fong pak Kung merupakan salah satu bentuk pembinaan terhadap umat beragama, khususnya warga Tionghoa penganut Buddha, Tao dan Konghucu.
Diungkapkannya, bahwa Pemerintah Kota Singkawang mempunyai komitmen yang tinggi terhadap terciptanya harmonisasi dan kerukunan, antar umat beragama, sebagaimana yang diatur dalam pasal 29, Undang-Undang Dasar 1945, sebagai salah satu pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Agama sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebab, ilmu agama tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan di dunia melainkan juga di akhirat nantinya. Terutama bagi generasi muda, wajib mendalami pemahaman agama agar tidak kehilangan arah hidup dan kepribadian dalam dirinya,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia menambahkan, toleransi dan kerukunan hidup antar umat beragama di Kota Singkawang, terjalin dengan sangat baik. Hal ini terbukti dengan diberikannya penghargaan oleh Pemerintah Pusat, sebagai Kota dengan toleransi antar umat terbaik se-Indonesia.
“Saya berharap, predikat sebagai Kota dengan toleransi terbaik nasional ini, dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, dengan terciptanya kehidupan yang aman, damai, rukun dan harmonis dalam bingkai NKRI,” tuturnya.
Dia pun berpesan kepada segenap pengurus Kelenteng Ng Fong Pak Kung, untuk lebih proaktif dalam melakukan kegiatan sosial, mengedepankan pelayanan kepada umat, serta turut berperan dalam pembangunan di bidang agama.
“Kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut merupakan suatu proses yang dinamis, yang selalu bergerak dari waktu ke waktu, seiring dengan perkembangan zaman. Untuk itu, fungsi-fungsi tersebut perlu senantiasa diaktualisasikan dengan berbagai kegiatan operasional yang nyata, sehingga dapat memberikan kebermaknaan kepada umat dalam menjalankan ajaran agama,” pungkas Tjhai Chui Mie.
Acara dilanjutkan jamuan makan bersama dan persembahan hiburan musik karaoke. (Rio Dharmawan)
