Singkawang-Harian InHua. Yayasan Buddha Tzu Chi, Kantor Penghubung Kota Singkawang menyelenggarakan acara Pemberkahan Akhir Tahun 2017, bertempat di gedung Sunmoon, Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Minggu, 4 Februari 2018.
Acara yang mengangkat tema “Jalinan Kasih Sayang Terus Bertahan Untuk Selamanya” ini, dihadiri ribuan umat Buddha, relawan Tzu Chi, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pendidikan, pelaku usaha, pengurus ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat, serta anak-anak panti asuhan.
Hadir dalam acara pemberkahan, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Ketua Umum Panitia Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan Festival Cap Go Meh 2018 Kota Singkawang, Leonardi Chai, Wakil Ketua Perhakin Singkawang, Thong Hian Kuh, Bendahara Perhakin Singkawang, Bong Hian Fa, dan perwakilan Polres Singkawang.
Acara pemberkahan diawali dengan persembahan atraksi Barongsai, dilanjutkan persembahan lagu dengan isyarat tangan, yang diperagakan Tzu Shao, relawan biru putih, dan relawan Tzu Ching.
Acara dilanjutkan dengan penayangan video kilas balik Tzu Chi Singkawang, selama kurun waktu 7 tahun. Video ini menayangkan rangkaian misi dan kegiatan kemanusiaan Tzu Chi Singkawang dari tahun 2010 sampai 2017.
Ketua Yayasan Tzu Chi, kantor perwakilan Singkawang, Tetiono mengungkapkan, adapun tujuan diputarnya video perjalanan Tzu Chi ini, adalah ingin mengetuk hati para tamu undangan untuk ikut bersama-sama, memberikan sumbangsih kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Dijelaskan Tetiono, hadirnya Tzu Chi dalam kehidupan masyarakat merupakah langkah nyata dalam melakukan aksi sosial. Karya-karya sosial tersebut, tergambar dari seluruh kegiatan kemanusiaan yang telah dikerjakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Singkawang sejak terbentuk hingga saat ini.
“Bapak, Ibu dan Shixiong Shijie yang saya banggakan, tanpa terasa Tzu Chi Singkawang telah hadir bersama kita selama 7 tahun. Dengan semangat cinta kasih universal, Tzu Chi telah menjalankan misi-misi sosial, kesehatan, pendidikan, moral kebajikan, budaya humanis dan pelestarian lingkungan. Harapan saya, semoga jalinan kasih sayang yang telah terjalin selama ini, dapat terus lestari, semakin banyak insan yang tergerak untuk membantu sesama. Semoga kita yang hadir dalam acara pemberkahan akhir tahun ini, dapat selalu bersatu hati, bergotong royong dalam menjalankan misi sosial Tzu Chi,” ujarnya.
Melalui acara ini, pihaknya mewakili seluruh insan Tzu Chi mengungkapkan rasa syukurnya kepada segenap para donatur dan masyarakat yang telah memberikan kesempatan bagi Tzu Chi untuk berkarya dan bersumbangsih. Ungkapan syukur juga ditujukan kepada para pasien dan para penerima bantuan Tzu Chi.
“Akhir kata, kami ingin mengajak seluruh hadirin yang hadir untuk bersama-sama menciptakan kerukunan, persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan. Mari kita bersatu hati, bahu membahu dalam menjalankan misi sosial, menciptakan dunia yang damai sentosa, terbebas dari bencana,” pungkasnya.
Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, SE mengungkapkan, acara pemberkahan kali ini terlihat adanya peningkatan masyarakat Singkawang yang ingin mengenal Tzu Chi lebih dalam.
Dikatakannya, peningkatan ini merupakan pertanda baik dan menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang peduli dan terdorong untuk berbuat baik dengan sesama dan lingkungan.
Ia menilai, keberadaan Tzu Chi di Kota Singkawang selama kurun waktu 7 tahun, mampu menggugah hati banyak orang untuk berbuat kebajikan. Selain itu, cinta kasih universal Tzu Chi merupakan pelajaran berharga bagi para pemeluk agama untuk saling menghargai, saling mengasihi, dan saling berbagi.
“Saya sangat terkesan dengan semangat cinta kasih universal dari para relawan Tzu Chi. Apa yang telah dilakukan para relawan Tzu Chi, selama kurun waktu 7 tahun sungguh luar biasa, sehingga tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata karena yang saya rasakan, aksi sosial penuh yang dilakukan dilandasi dengan kasih sayang dan penuh berkah,” tandasnya.
Acara diakhiri dengan menyalakan pelita hati, dan pembagian angpao kebijaksanaan, serta jamuan makan hidangan vegetarian. (Rio Dharmawan)







