Walikota Ajak Jaga Baik Nama Singkawang

0 381

Acara peringatan Hari Ulang Tahun Fong Thai Nyian Sai ke 18 yang terletak di Jalan Kalimantan, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Rabu, 24 Januari 2018 berlangsung meriah.

Hadir dalam acara peringatan, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Kapolres Singkawang, AKBP. Yury Nurhidayat, Dandim 1202 Singkawang, Letkol Inf. Abdul Rahman, Ketua Yayasan Bumi Khatulistiwa yang juga Presiden Direktur Singkawang Grand Mall, Ir. Pui Sudarto, anggota DPRD Kalbar, Bong Cin Nen, mantan Walikota Singkawang periode 2007-2012, Hasan Karman, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Singkawang, Sambiyono, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra, Ketua Perkumpulan Marga Chai Kota Singkawang, Sambas dan Bengkayang, Chai Sok Kuang, Ketua dan pengurus Kelenteng dan Paguyuban se-Kota Singkawang serta tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan Bumi Khatulistiwa yang juga Presiden Direktur Singkawang Grand Mall, Ir. Pui Sudarto alias Pui Kim Hin menyambut dan menyalami Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie dalam sambutannya mengajak seluruh panitia, pengurus Kelenteng dan tamu undangan untuk menjadikan peringatan HUT Fong Thai Nyian Sai sebagai momentum untuk mempererat kerukunan, Kebersamaan, dan keharmonisan.

Dikatakan Tjhai Chui Mie, kondisi Kota Singkawang yang multi etnis diperlukan semangat kebersamaan ditengah kehidupan bermasyarakat. Hal ini, ujarnya, untuk menangkal terjadinya disintegrasi dan konflik-konflik yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Saya percaya para hadirin dan tamu undangan semua yang hadir disini, sangat setuju untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan dengan lebih memantapkan kerukunan dan toleransi, serta memupuk rasa persaudaraan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam mempererat kebersamaan dan keharmonisan adalah membangun komunikasi yang sehat dan ramah, agar tercipta  hubungan yang baik antar sesame. Mari kita jaga nama baik Kota Singkawang, ciptakan selalu suasana yang aman, damai, dan kondusif, sehingga Singkawang layak untuk dikunjungi wisatawan dan tamu dari negara lainnya,” ujar Tjhai Chui Mie.

Ia mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga nama baik Singkawang, adalah dengan membangun komunikasi yang baik, ramah, dan terarah, kedepankan sikap saling mengasihi dan saling menghormati, di tengah-tengah masyarakat yang heterogen.

Peringatan HUT Fong Thai Nyian Sai berlangsung meriah dihadiri ribuan tamu undangan

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya meminta seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk hidup saling tolong menolong,  saling menghargai satu sama lain, dengan komitmen bersama me­lalui pembuktian dan konsistensi, membangun Singkawang yang lebih baik, dan lebih hebat kedepannya,” ajak Tjhai Chui Mie.

Ia pun berharap, keberadaan Kelenteng Kelenteng Fong Thai Nyian Sai bisa memberikan dampak positif dan nilai lebih bagi umat Tridharma, serta peningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat di Kota Singkawang.

“Semoga moment peringatan HUT Fong Thai Nyian Sai ini, kita semua yang hadir diberi keberkahan, kekuatan, dalam menjalani hidup dengan rukun dan damai. Saya berharap seluruh umat Tao Kota Singkawang, dapat menjadi warga yang baik, taat dan patuh pada aturan dan undang-undang yang berlaku. Turut memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, dengan mempertebal keimanan sesuai ajaran Nabi Lao Tze. Mari kita saling menjaga dan saling menghormati diantara kita. semoga peringatan Fong Thai Nyian Sai, membangkitkan semangat kita semua, sehingga tahun depan peringatan Fong Thai Nyian Sai tahun depan dapat dilaksanakan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Kapolres Singkawang, AKBP. Yury Nurhidayat memuji masyarakat Singkawang, khususnya warga Tionghoa, yang dinilainya sangat mendukung dan menciptakan kehidupan yang aman, rukun, dan harmonis.

“Peringatan Hut Fong Thai Nyian Sai, sangat tepat dijadikan sebagai  momentum dalam meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan guna menjaga kerukunan hidup beragama dan antar umat beragama dengan baik. Mari tingkatkan keimanan beragama, kokohkan persatuan dan kesatuan dan gelorakan semangat kebersamaan dan keharmonisan. Kita harus yakin, dengan kebersamaan, maka tantangan seberat apapun, pasti akan bisa kita hadapi dengan baik,” tukas Yury Nurhidayat.

Disebutkan dia, sikap saling menghargai dan menghormati harus terus dibina sehingga tercipta keharmonisan bermasyarakat dalam melaksanakan program pembangunan.

Eric, salah seorang panitia  memaparkan, peringatan HUT Fong Thai Nyian Sai, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, bertepatan tanggal 8 bulan 12 penanggalan kaleneder imlek.

“Perayaan Hari Ulang Tahun Fong Thai Nyian Sai, selalu kita laksanakan setiap tahun, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 18 kalinya. Sama seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya,  tahun ini perayaan juga diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari sembahyang syukuran, doa bersama, perjamuan hidangan makan siang, lelang amal, dan hiburan musik dari band Sakura. Dalam perayaan ini, kita juga mengundang beberapa pejabat daerah dan tokoh-tokoh lintas agama,” kata Eric.

Dikatakannya, dalam perayaan tahun ini, ritual sembahyang dilaksanakan sehari sebelumnya. Ritual sembahyang, ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kemudian dilanjutkan penghormatan kepada Fong Thai Nyian Sai, serta Dewa lainnya dengan mempersembahkan buah-buahan, mie panjang, dan perlengkapan ritual sembahyang di altar. (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.