Viral, PRT Asal Indonesia Videokan Penganiayaan oleh Majikannya, Dituduh Cari Kompensasi

0 72

Seorang pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia di Hong Kong yang dimaki wanita lanjut usia (lansia) menjadi viral setelah videonya tersebar di Facebook.

Video siaran langsung (live) tersebut awalnya diunggah oleh PRT itu, namun dihapus setelah banyak yang menonton.

Wanita 35 tahun itu dianiaya dan diancam oleh majikannya.

Lehernya dicengkeram dan diguncang oleh nenek itu.

Setelah videonya diunggah ke Facebook oleh akun Time News International, Rabu (28/2/2018), polisi di Hong Kong pun melakukan penyelidikan.

Dilansir Tribun-Video.com dari South China Morning Post, Jumat (2/3/2018), nenek itu memaki asisten rumah tangga (ART) tersebut menggunakan bahasa Cina Kantonis.

Ia kemudian melawan dengan mengatakan bahwa dirinya dimarahi hanya karena masalah sepele.

“Aku sangat ingin membunuhmu. Aku akan mati denganmu,” kata majikannya.

“Kamu sengaja membuatku kesal,” lanjut nenek berambut pendek itu sambil memukuli ART-nya.

“Aku juga tidak suka kamu,” tambahnya.

Dirinya meminta TKW itu untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya di situ.

“Ini bukan salahku,” jawab si TKW.

“Aku tahu rencanamu. Kalau aku memecatmu, kamu akan dapat kompensasi,” timpal si majikan.

TKW itu kemudian bersungut-sungut dalam bahasa Jawa.

“Kau mengomel tentang aku? Mengomelah dalam bahasa Cina. Kau membuatku sangat marah,” teriaknya sambil menutupi mulut dan memukul TKW itu.

“Aku akan melukaimu hingga mati jika aku tidak dipenjara nanti,” ancamnya.

Direktur Perlindungan WNI, Lalu Muhammad Iqbal kepada BBC Indonesia mengatakan, Kepolisian Hong Kong telah menahan sang majikan, yang berusia 79 tahun, dengan tuduhan melakukan “penyiksaan dan ancaman pembunuhan” terhadap tenaga kerja perempuan asal Indonesia itu.

Menurutnya, segera setelah mendapat informasi tersebut dari seseorang yang disebutkan sebagai rekan korban, KJRI di Hong Kong melakukan koordinasi dengan kepolisian Hong Kong.

“KJRI terus memonitor kasus ini dan memberikan pendampingan kepada korban,” kata Lalu Muhammad Iqbal. (medan.tribunnews.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.