Sebagai kota Metropolis tak mengherankan bila Pemkot Surabaya terus berbenah diantaranya pengadaan bus canggih untuk layanan transportasi serta penyosialisasian panggilan darurat layanan 112 yang mulai tidak asing bagi warga. Papan iklan layanan 112 pun terpampang jelas di jalan Tunjungan di sebelah Gedung Siola tempat pengoperasian petugas layanan 112 berada.
Bus canggih sebagai layanan transportasi massal segera dinikmati warga Surabaya pada tahun ini. Suroboyo Bus nama transportasi massal tersebut dilengkapi banyak fasilitas diantaranya; LED informasi, full AC, bangku tempat duduk wanita berwarna pink dan bangku laki-laki terpisah berwarna merah, khusus ibu hamil dan difabel juga disediakan khusus. Dalam bus dipasang CCTV sebanyak 12 titik yang dapat memantau keberadaan penumpang selama di perjalanan.
Bus seharga 2,4 Milyar Rupiah sebagai angkutan alternatif sebelum adanya Trem. Suroboyo Bus nantinya difungsikan sebagai angkutan penghantar menuju halte Trem bila sudah jadi. “Dengan fasilitas lengkap diharapkan penumpang merasa nyaman. Bus terkoneksi dengan Surabaya Intelejen Transportasi System jika mendekati traffic light maka lampu hijau akan menyala sehingga angkutan bebas hambatan. Bus juga tidak ngetem,” jelas Risma.
Bus dengan panjang 12 meter lebar 2,4 meter membawa 67 penumpang berhenti di halte, dengan rincian 41 tempat duduk dan 26 area standing dilengkapi handle pegangan tangan. Pintu bus dilengkapi sensor mencegah kaki tangan penumpang terjepit. Bila pintu tidak tertutup maka bus otomatis tidak berjalan. Pintu bus sengaja didesain rendah setinggi pedestrian untuk memudahkan keluar masuk penumpang.

Suroboyo Bus sangat ramah untuk ibu hamil dan difabel karena bisa naik turun. Suspensi terendah 25 cm, saat melaju dapat dinaikkan menjadi 32 cm dari aspal jalan raya. Bus dilengkapi panic button yang berfungsi ketika terjadi kebakaran secara otomatis pintu terbuka dan mesin mati.
Risma menambahkan keberadaan Suroboyo Bus anti macet diharapkan mengurangi jumlah kendaraan di jalan. Pemkot Surabaya saat ini telah mendatangkan 8 armada Suroboyo Bus yang siap melayani masyarakat.
Layanan 112 Respon Tanggap Seluruh Instansi Pemerintah Surabaya
Bila di Amerika populer layanan 911 maka di Surabaya mulai familiar dengan layanan 112 sebagai respon tanggapan pemerintah terhadap banyaknya keluhan dari masyarakat. Sekali menghubungi layanan 112 maka sekitar 7 menit diproses dan petugas terjun ke lapangan, jelas Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser.
Beragam kejadian mulai dari kecelakaan lalu lintas, kebakaran, jalan rusak, banjir, hingga menjemput anak ke sekolah karena orang tua sakit pernah dilakukan masyarakat dengan menghubungi 112. Berdasarkan data, masyarakat Surabaya sangat antusias melaporkan kejadian yang terbanyak adalah kecelakaan yakni 192 kasus, 96 kebakaran, 138 masalah sosial, 56 penemuan jenazah, 5 kriminalitas, 16 demonstrasi, 27 gangguan listrik, 2 kerusakan jalan dan gangguan telepon.
Layanan 112 di Surabaya didanai Pemkot Surabaya dan terhubung dengan kepolisian, dinas perhubungan bahkan layanan pusat keluarga menangani KDRT. (April Lie)