Seorang wanita di China Timur telah diskors dari pekerjaannya sebagai guru sekolah dasar setelah sebuah video yang secara luas ditonton. Di dalam video menunjukkan bahwa wanita ini memblokir pintu untuk menutup sehingga memungkinkan suaminya untuk naik kereta cepat, media China melaporkan
Luo Haili, bersama dengan suami dan anak perempuannya, awalnya pergi ke stasiun yang salah, sehingga terlambat untuk mendapatkan kereta berkecepatan tinggi dari Hefei di provinsi Anhui ke Guangzhou pada hari Jum’at lalu, demikian laporan Xin’an Evening News.
Luo sampai di kereta dengan putrinya saat kereta hendak berangkat, namun memblokade pintu untuk menghentikan mereka menutup untuk menyediakan waktu bagi suaminya yang ditahan di penghalang tiket.
Perseteruan antara petugas dan ibu ini berlangsung sekitar lima menit, dengan dua staf stasiun mencoba tapi gagal menariknya keluar dari kereta.
“Suami saya ada di pintu masuk tiket. Saya akan pindah dari pintu saat dia datang, “katanya saat stand-off.

Di beberapa kesempatan petugas berhasil menyingkirkan wanita ini dari pintu, namun ia tetap berhasil kembali untuk menahan pintu kereta.
Luo akhirnya tetap diizinkan menaiki kereta itu dengan suami dan anak perempuannya.
Video tersebut segera menjadi viral di China.
“Saya merasa kasihan pada putrinya. Pasti sangat memalukan baginya untuk menyaksikan ibunya melakukan hal yang sangat memalukan itu, “kata seorang pengguna internet.
Yang lain mempertanyakan keputusan staf stasiun untuk membiarkan keluarga di tetap menaiki kereta setelah menyebabkan gangguan semacam itu.
Luo telah diskors dari pekerjaannya di sebuah sekolah di Hefei sambil menunggu penyelidikan oleh biro pendidikan setempat, kata surat kabar tersebut.
Merintangi pengoperasian layanan kereta api dapat menyebabkan denda hingga 2.000 yuan (US $ 307) di China.