Singkawang-Harian InHua. Ribuan masyarakat Tionghoa Kota Singkawang menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Bumi Raya, Minggu, 18 Maret 2018.
Acara dipusatkan di Vihara Tri Dharma Budi Mulia, Jalan Alianyang, Kelurahan Pasiran, Kota Singkawang dimeriahkan hiburan band, jamuan makan bersama dan lelang barang amal.
Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Anggota DPRD Propinsi Kalbar, Bong Cin Nen, Waka Polres Singkawang, Kompol. Dhani Catra Nugraha, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra, Ketua Dewan Pembina Yayasan Fab Zhu Kung Singkawang, Shin Sip Bui beserta jajaran pengurus dan binaan Fab Zhu Kung, Ketua Marga Tjhai Singkawang, Sambas, dan Bengkayang, Tjhai Sok Kuang, serta para Ketua dan Pengurus Kelenteng Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.
Ketua Panitia Perayaan HUT Thai Pak Kung, Vihara Tri Dharma Budi Mulia, Thong Hian Ku menyampaikan, perayaan Hut Thai Pak Kung sudah menjadi agenda rutin tahunan bagi umat Tri Dharma, setiap tanggal 2, bulan 2, penanggalan kalender Imlek.
Dikatakannya, dalam perayaan itu, masyarakat Tionghoa selain melaksanakan ritual sembayang dan doa, juga membawa perlengkapan sembahyang, serta persembahan berbagai jenis sajian makanan, dan buah-buahan untuk menghormati dan sebagai ungkapan terima kasih kepada Dewa Bumi Raya.
“Saya selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas kehadiran Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Waka Polres Singkawang, Kompol Dhani Catra Nugraha, Anggota DPRD Propinsi Kalbar, Bong Cin Nen, Ketua Dewan Pembina Yayasan Fab Zhu Kung Singkawang, Shin Sip Bui beserta jajaran pengurus dan binaan Fab Zhu Kung, serta seluruh tamu undangan yang hadir dalam acara peringatan HUT Dewa Bumi Raya pada hari ini,” kata Thong Hian Ku, yang juga Ketua Harian Perkumpulan Hakka Indonesia Kota Singkawang.
Ia mengharapkan, melalui ritual HUT Dewa Bumi Raya, masyarakat Kota Singkawang, khususnya umat Tri Dharma bisa memperoleh berkah kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, dan kedamaian. Bagi warga masyarakat yang merantau, akan memperoleh berkah keselamatan, dilindungi dalam perjalanan, dan dimudahkan dalam menjalankan aktivitas, serta dimurahkan rezekinya.
Walikota Singkawang, Tjhai chui Mie menyampaikan ucapan terima aksih dan apresiasi kepada panitia yang setiap tahun selalu rutin menggelar acara peringatan HUT Dewa Bumi Raya.
“Saya merasa bahagia, setiap tahun selalu diundang panitia peringatan HUT Dewa Bumi Raya. Semoga acara peringatan ulang tahun ini, bisa terus dikembangkan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan kerukunan. Kita harus selalu merawat kebudayaan kita, karena kebudayaan menjadi kearifan lokal, menghargai perbedaan antar umat beragama yang bisa memberikan keindahan terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Tjhai Chui Mie.
Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak semua umat Tridharma dan tamu undangan yang hadir, untuk memperbaiki sikap hidup, saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain.
“Kita harus belajar membuang sampah hati seperti emosi tidak stabil dan segala bentuk kebencian, iri hati, serakah, dendam, angkuh, dan sikap pembenaran diri,” tukasnya.
Dirinya mengajak masyarakat untuk semakin mempererat kebersamaan, kekeluargaan, dan persaudaraan. Meningkatan solidaritas, menjaga ketertiban, dan keamanan seluruh elemen masyarakat, serta bekerjasama dalam membangun daerah.
“Sebagai pemimpin daerah, saya harus berdiri di atas semua golongan. Merangkul seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memajukan Kota Singkawang yang kita cintai ini. Saya berharap, melalui perayaan HUT Dewa Bumi Raya ini, kita bisa bangun kerukunan dan toleransi, hilangkan segala perbedaan, ciptakan keharmonisan, dan kebersamaan dalam membangun kehidupan yang lebih baik, aman, damai, tenteram, sejahtera, dan maju dalam perekonomian. Dengan demikian, apa yang menjadi visi-misi dan program Singkawang Hebat 2022 bisa terwujud,” ungkap Tjhai Chui Mie.
Menurutnya semua orang juga harus melayani siapapun dengan sikap tanpa pamrih. Kemudian menerapkan hidup tanpa melihat perbedaan dan membantu secara tulus.
Selain itu dirinya berharap masyarakat Singkawang akan lebih mantap dalam mengamalkan dan menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Eka, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rio Dharmawan)









