Reuni Kim Sien Dalam Peringatan Ulang Tahun Yang Mulia Kong Co Sam Poo Tay Djien Ke-646
TITD Sam Poo Tay Djien atau Klenteng Mbah Ratu sangat dikenal masyarakat Surabaya karena sejarahnya. Di dalam klenteng tersimpan pecahan kayu kapal Cheng Ho yang disebut kayu aji. Konon pecahan kayu tersebut menepi di daerah Prapat Kurung, oleh masyarakat digulingkan ke tengah agar terbawa arus, namun kembali lagi. Pada lokasi penemuan pecahan kayu aji dibuatkan gubug oleh masyarakat setempat.
Sosok Cheng Ho tidaklah asing bagi masyarakat kala itu karena mendarat di Tuban, Gresik dan Surabaya. Selama muhibah, Cheng Ho mengajarkan bertani, menangkap ikan dan membuat perahu. Hingga akhirnya masyarakat menghormatinya dengan menyebut Mbah Ratu. Sosoknya yang tinggi besar dan menguasai laut membuat Cheng Ho dianggap dewa laut dan disebut Sam Poo Tay Djien. Demikian pula masyarakat Thailand dan Malaysia juga menganggap Cheng Ho sebagai dewa laut yang selalu disembahyangi.
Masyarakat menganggap kayu aji yang menepi semacam perintah sang dewa laut untuk dirawat. Kemudian dibangunlah Klenteng Mbah Ratu di jalan Demak no.380 Surabaya yang dianggap satu-satunya petilasan ekspedisi besar Laksamana Cheng Ho di Surabaya. Keberadaan dan kisah kayu aji tersimpan di Klenteng Mbah Ratu dibenarkan Hartadi Tanuwijaya selaku ketua umum TITD Sam Poo Tay Djien.
Minggu 14 Januari 2018 kemarin, pengurus menggelar reuni kimsin memperingati HUT ke-646 TITD Sam Poo Tay Djien secara meriah diikuti 11 klenteng dengan mempertemukan 21 Kim Sien dalam satu altar sembahyangan.
Sebelas klenteng yang hadir diantaranya; TITD Kim Him Kiong Gresik, TITD Hok Sian Kiong Mojokerto, TITD Hok Liong Kiong Jombang, TITD Poo San Sie Kertosono, TITD Pak Kik Bio Jagalan, TITD Kwan Im Kiong Pamekasan Madura, TITD Jun Cin Kiong, Rum Suci Le An Tang, Ruma Suci Sheng Xin Tang Jakarta Barat, TITD Hok Liong Kiong Jombang dan Ruma Suci Gumanthong Thailand Surabaya.
Reuni Kim Sien dimaksudkan sebagai ajang menjalin persahabatan antar pengurus dan umat tri dharma, jelas Ivan Gunawan Dewan Kehormatan TITD Sam Poo Tay Djien. “Kami tidak menggelar kirab namun reuni Kim Sien dalam rangka memperingati HUT ke-646 Sam Poo Tay Djien,” terangnya di sela menerima kedatangan Kim Sien yang dibawa masing-masing pengurus klenteng yang hadir.
Lebih lanjut Ivan Gunawan menjelaskan kegiatan rutin tahunan yang digelar pengurus Klenteng Mbah Ratu banyak membantu masyarakat sekitar. Diantaranya pembagian sembako 800 hingga 1000 paket pada sembahyang rebutan, kemudian malam Jumat Legi selalu disiapkan tumpengan sebagai tradisi, tanggal 1 dan 15 dilakukan sembahyang bersama pengurus dihadiri seluruh umat.
“Pengurus juga menggelar wayang kulit setahun dua kali dengan beragam cerita menarik yang mendidik sebagai hiburan disaksikan masyarakat setempat,” imbuh Ivan Gunawan yang mendoakan Indonesia semakin maju, aman dan rakyatnya sejahtera.
Hal yang sama diharapkan Haryadi Tanuwijaya akan keberadaan Sam Poo Tay Djien dengan kegiatan mulianya sehingga dapat mengayomi masyarakat Jatim dan Indonesia pada umumnya. (April Lie)
泗水三保圣庙举行三保大人646诞辰庆典
各地庙宇代表护送金身入三保圣庙大殿
【泗水讯】泗水闻名的三保圣庙于1月14日庄严举行三保大人646诞辰庆典。共有11个庙宇即锦石锦兴宫、莫佐克托福善宫、绒网福隆宫、吉礁山保山寺、Jagalan北极庙、马都拉巴默加山观音宫、泗水永清宫、泗水乐安堂、雅加达圣心堂、任抹白衣娘娘庙和泗水Gumanthong泰国庙的代表出席诞辰庆典。
泗水三保圣庙名誉主席吴裕远在恭迎各地庙宇代表护送金身入殿之际解释说,为纪念三保大人646诞辰吉日不举行游行而是举行三保大人金身团聚,目的是为了增进各地庙宇的团结与友谊,以及建立三教信徒和理事之间的紧密关系。三保圣庙举办的年度常规活动帮助过很多寺庙周边地区的居民,其中包括在超度日分发800至1000份粮食包裹;周四晚上总是准备东朋饭;初一十五理事和信徒一起烧香祈福;每年两次举行皮影戏提供各种各样的教育娱乐给当地居民。他祝愿印尼国家更先进,社会更安全和繁荣。
来自各地庙宇的21尊金身在理事的护送下平安到达泗水三保圣庙,并摆放在神坛上两天。为感谢各地庙宇代表,泗水三保圣庙名誉主席吴裕远分别向各庙宇代表赠送纪念品并合影留念。(Aprilia/LFS译)








