Perempuan dan Kesempatan Mengenyam Pendidikan

0 80

Pendidikan merupakan modal dalam membangun sumber daya manusia di masa depan. Dengan kualitas pendidikan yang baik, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar dalam usaha atau pekerjaan sekaligus mendukung kemajuan bangsa.

Persoalannya, kualitas pendidikan di Indonesia masih belum merata. Menurut Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tercatat sekitar 2,07 persen atau 3,4 juta orang belum mengenal huruf dan mampu membaca. Hal serupa diungkap Koalisi Perempuan Indonesia yang menunjukkan sekitar 5 juta penduduk Indonesia masih buta huruf di mana sebagian besar adalah perempuan.

Sebagai pilar penting dalam membangun bangsa, kesetaraan gender terhadap kaum perempuan harus terealisasi secara efektif dan benar. Pasalnya, perempuan berpendidikan tinggi dapat menjadi aset negara, terutama dalam memberikan kedisiplinan dan tanggung jawab kepada generasi muda yang secara langsung ikut andil terhadap kebangkitan negara.

Salah satu wujud nyata kesetaraan gender melalui pendidikan adalah dengan memberikan bantuan biaya (beasiswa) untuk perempuan Indonesia. Dengan bekal pendidikan yang baik, akan lahir banyak perempuan Indonesia yang dapat berkontribusi untuk kemajuan masyarakat.

Salah satu program beasiswa bagi perempuan Indonesia yang sedang berlangsung adalah Fair & Lovely Bintang Beasiswa. Program tersebut berupa bantuan biaya pendidikan bagi perempuan Indonesia lulusan SMA, SMK, MA atau Sederajat yang memiliki gagasan, motivasi tinggi, dan berprestasi, namun memiliki keterbatasan finansial, Mereka akan diberi kesempatan untuk melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri.

Fair & Lovely Bintang Beasiswa yang diselenggarakan sejak tahun 2017, telah membawa 50 perempuan Indonesia melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi di pulau Jawa. Program ini juga berhasil memberikan kesempatan baru kepada Anisa Hanif yang merupakan Adik Bintang Hoshizora –julukan bagi peraih beasiswa.

Anisa Hanif lahir di keluarga sederhana. Saat masih duduk bangku SMA, Anisa memiliki cita-cita untuk bisa mengubah kehidupan keluarga dan lingkungan melalui kuliah. Sebagai siswi SMA, penyuka pelajaran ilmu alam ini juga sempat mengikuti Training Olimpiade Kebumian.

Sadar akan keadaan ekonomi keluarganya yang sederhana, Anisa semakin termotivasi untuk menggapai cita-citanya demi mendapatkan hidup yang lebih baik. Akhirnya ia berjuang untuk masuk ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta dan berhasil masuk ke jurusan Geologi.

Sebagai Adik Bintang Hoshizora, Anisa ingin menyebarkan kebaikan kepada banyak orang. Setelah 5 tahun mendapat beasiswa dan mendapat bimbingan dari yayasan Hoshizora, Anisa pun tumbuh menjadi anak yang tangguh dan mandiri.

Setelah berhasil mewujudkan mimpinya untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, Anisa memiliki keinginan lain yang lebih besar. Ia berkeinginan menjadi Kakak Bintang –julukan untuk donatur– agar bisa memberikan donasi dan membantu membuka akses ini bagi perempuan-perempuan muda di Indonesia.

Sukses mengantarkan 50 siswi berprestasi untuk melanjutkan mimpi mereka ke jenjang pendidikan tinggi, kini Fair & Lovely Bintang Beasiswa memasuki tahun keduanya. Pendaftaran Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2 akan dibuka hingga 31 Maret 2018.

BERITAGAR

Leave A Reply

Your email address will not be published.