Perdana Mentri China Li Keqiang akan Datang ke Indonesia
Dalam Perbincangan Lanjutan One Belt One Road Initiative
Dilansir dari China Daily.com, Perdana menteri China, Li Keqiang akan melakukan kunjungan kenegaraannya ke Indonesia pada hari Minggu (6/5) untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Armantha Nasir, kepada CNN Indonesia mengungkapkan bahwa kunjungan ini juga menjadi kunjungan balasan dan menyanggupi undangan dari Presiden Jokowi yang telah dahulu mengunjungi China pada Maret 2015 lalu.
“PM China akan berkunjung ke Indonesia pekan depan selama beberapa hari. Lawatan ini dilakukan guna memenuhi undangan Presiden Jokowi. Tapi mengenai detail pertemuan mereka ini masih dibicarakan oleh Menlu RI Retno Marsudi,” ujar Arrmanatha.
PM Li akan berada di Indonesia hingga tanggal 8 Mei dan akan bertolak untuk ke Jepang menghadiri kunjungan kenegaraan di sana. Ini akan menjadi kunjungan kedua PM Li, setelah sebelumnya mengunjungi Indonesia di tahun 2008.
Menurut Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan yang dilansir dari MNC, salah satu agenda pentingnya adalah untuk membincangkan perihal rencana realisasi Jalur Sutra (One Belt One Road Initiative) dari China, dengan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah salah satu bagian penting yang tak terpisahkan dari rencana tersebut. Selain itu, orang nomor 2 di China ini juga akan membincangkan perihal kerjasama dagang Indonesia-China ke depannya.

Mengenai Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Rencana pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung dimulai pada bulan Maret 2015 dengan nilai proyek sebesar 5.9 milyar US Dollar.
Pembangunan ini dilakuan untuk menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan rel kereta sepanjang 142.3 km yang nantinya akan dapat ditempuh hanya dalam waktu 36 menit saja.
Dilengkapi dengan 4 stasiun di sepanjang rute, jalur kereta ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur kereta. Salah satunya yang diharapkan akan menerima dampak positif dari pembangunan ini adalah Walini, yang sekarang menjadi tempat wisata kebun teh di Jawa Barat.
Kereta ini didesain oleh para ahli dari China dengan pembangunnanya dilakukan oleh tenaga kerja Indonesia.

Perkembangan Pembangunan
Sebelumnya, Presiden Perusahaan China Railway, Lu Dongfu telah mengunjungi Terowongan No.1 di area Halim pada hari Rabu (2/5) lalu dengan didampingi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.
Terowongan sepanjang 1.8 km ini akan menjadi 1 dari 13 terowongan dengan total jarak 16km yang akan dibangun di sepanjang rute Jakarta-Bandung.
Menteri Rini telah mengkonfirmasikan kepada Xinhua bahwa pembebasan lahan utnuk pembangunan kereta cepat ini telah selesai 64.2 persen. Masih ada 22 area yang masih belum terselesaikan dan ditargetkan akan rampung seluruhnya pada 27 Mei nanti.