New York. Pembuat perangkat cerdas China yang dapat dikenakan Huami Corporation membunyikan bel pembukaan New York Stock Exchange (NYSE) pada hari Kamis dalam memperingati Penawaran Umum Perdana, dengan mengumumkan IPO NYSE pertama perusahaan China tahun ini.
Huami, diperdagangkan di bawah simbol ticker “HMI,” menetapkan IPO dari sepuluh juta American Depositary Shares pada 11 dolar A.S., berada di kisaran 10 sampai 12 dolar per saham yang direncanakan.
Credit Suisse, Citigroup dan China Renaissance adalah penggiat joint books.
Saham Huami naik 2,27 persen menjadi ditutup pada 11,25 dolar masing-masing pada hari Kamis. Ketiga indeks utama tersebut jatuh pada hari itu, dengan Dow merosot lebih dari 1.000 poin menjadi ditutup 4,15 persen di level 23.860,46.
Huang Wang, Pendiri, Chairman dan CEO Huami, mendefinisikan perusahaannya sebagai biometrik dan aktivitas yang didorong oleh data. Dia mengatakan bahwa uang yang terkumpul terutama akan digunakan dalam penelitian karena ada lebih banyak jenis perangkat yang dapat dipakai yang dikembangkan di laboratorium perusahaan. .
Huang menambahkan bahwa seiring permintaan global untuk perangkat yang dapat dipakai meningkat dengan pesat, perusahaan tersebut mengincar ekspansi global. Pendorong pertumbuhan utama perusahaan akan menjadi pasar Asia Tenggara.
Dia mengatakan kepada Xinhua bahwa visi perusahaan adalah untuk memimpin tren perangkat yang dapat dipakai secara global dan mengubah persepsi gaya hidup sehat.
Perusahaan tersebut mengirimkan 11,6 juta unit perangkat yang dapat dipakai cerdas dalam sembilan bulan pertama tahun 2017, lebih banyak daripada perusahaan lain di dunia, menurut Frost & Sullivan.
Huami telah menjadi mitra tunggal Xiaomi Corporation, perusahaan mobile Internet dan merek elektronik konsumen global. Xiaomi sekarang adalah salah satu perusahaan unicorn terbesar di dunia dan diperkirakan akan mengumumkan 2018. Xiaomi dan dana afiliasinya adalah pemegang saham utama Huami. (Xinhua)