Setidaknya 91 orang tewas ketika gempa kuat mengguncang pulau-pulau di Lombok dan Bali, kata badan penanggulangan bencana pada hari Senin (6/8).Sebagian besar korban berada di sisi utara Lombok, dekat episentrum gempa berkekuatan 6,9 yang menerjang di sore hari Minggu. Dua orang tewas di pulau tetangga Bali, kata jurubicara agen Sutopo Purwo Nugroho.Dia mengatakan jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat lebih lanjut karena lebih banyak data tersedia.“Pengumpulan data terus berlanjut dan upaya penyelamatan masih berlangsung,” kata Nugroho dalam konferensi pers, menambahkan bahwa tidak ada orang asing di antara para korban sejauh ini.Setidaknya 209 orang terluka.Gempa ini memicu peringatan tsunami, yang kemudian dibatalkan, dan juga dirasakan di pulau tetangga Bali, salah satu tujuan utama di Asia Tenggara, di mana turis berlari ke jalan ketika gempa terjadi.Gempa 6,9 SR yang dangkal mengirim ribuan penduduk Lombok dan turis berebut keluar tempat tinggal, di mana banyak menghabiskan malam sebagai gempa susulan yang kuat termasuk salah satu dari 5,3-besarnya terus mengguncang pulau itu.Gempa itu melumpuhkan kekuatan di banyak daerah, dan sebagian Lombok harus tanpa listrik pada hari Senin.Ratusan korban berlumuran darah dan diperban dirawat di luar rumah sakit yang rusak di kota utama Mataram dan bagian-bagian pulau yang terkena dampak lainnya.Pasien berbaring di tempat tidur di bawah bangsal darurat yang dikirim ke tenda, dikelilingi oleh drip dan monitor, karena dokter dengan lulur biru menghadiri mereka.“Banyak orang yang terluka dirawat di luar rumah sakit dan klinik kesehatan karena bangunannya rusak,” kata Nugroho.Sebagian besar korban berada di pegunungan sebelah utara dan timur pulau itu, jauh dari tempat wisata utama dan distrik pesisir di selatan dan barat.Najmul Akhyar, kepala kabupaten Lombok Utara, memperkirakan bahwa 80 persen dari wilayah itu rusak akibat gempa.“Kami membutuhkan peralatan berat karena beberapa masjid telah runtuh dan kami menduga beberapa jamaah masih terperangkap di dalam,” katanya kepada Metro TV.Itu adalah gempa kedua dalam seminggu untuk memukul Lombok, yang pantai dan jalur hikingnya menarik wisatawan dari seluruh dunia.Gempa berkekuatan 6,4 itu menyebabkan 17 orang tewas, merusak ratusan bangunan dan memicu tanah longsor yang secara singkat menjebak para trekker di rute pendakian gunung yang populer.[Wisatawan asing antri untuk meninggalkan Pulau Lombok di Bandara Internasional Lombok. Foto: Reuters]Dalam gempa terakhir, fasilitas di bandara utama Lombok tidak terpengaruh, meskipun penumpang sempat dievakuasi dari terminal utama.Menteri Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam, yang berada di Lombok untuk konferensi keamanan ketika gempa melanda, dijelaskan di Facebook bagaimana kamar hotelnya di lantai 10 bergetar hebat.“Dinding retak, cukup sulit untuk berdiri,” katanya.Bandara internasional Bali mengalami kerusakan di terminalnya tetapi landasan tidak terpengaruh dan operasi telah kembali normal, kata pejabat dinas bencana.