Konjen RRT di Surabaya Gelar Buka Puasa dan Santuni 1600 Anak Yatim Piatu di Halaman Masjid Cheng Ho
Menjadi tradisi bagi Konjen RRT di Surabaya ketika bulan Ramadhan tiba selalu melakukan santunan kepada anak yatim piatu bekerjasama dengan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), PITI Jatim, PW NU dan PW Muhammadiyah Jatim. Pelaksanaan santunan pemberian bingkisan peralatan sekolah dan kue digelar sore menjelang buka diikuti 1.600 anak yatim piatu di halaman Masjid Cheng Hoo (22/5).
Konjen RRT di Surabaya Gu Jingqi dalam sambutannya mengatakan sangat senang dapat bekerjasama dengan semua pihak menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan bingkisan cinta Ramadhan di Masjid Cheng Hoo Surabaya. Kepada YHMCHI, PW NU, PW Muhammadiyah masing-masing akan diserahkan 500 bingkisan yang nantinya disalurkan kepada anak-anak dan keluarga kurang mampu.
Gu Jingqi mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa dan berharap yang terbaik sekaligus mengucapkan terimakasih kepada pengurus YHMCHI, PW Muhammadiyah dan PW Nu yang telah bekerjasama. Gu Jingqi lantas menceritakan kisah Cheng Hoo sebagai laksamana bersama armadanya yang telah berlayar 7 kali dan singgah ke Pulau Jawa. Mereka datang bukan bertujuan merampas atau menjajah tapi meninggalkan perdamaian, persahabatan dan menyebarkan agama Islam.
Cheng Hoo adalah bukti seorang muslim Tionghoa yang hebat menjadi simbol semangat dalam menjalin hubungan baik rakyat Tiongkok dan Indonesia sebagai negara multi etnik, multi agama dan multi budaya. Saat ini lebih dari 23 juta muslim Tiongkok merasakan yang sama dengan muslim di dunia melakukan puasa, berdoa, bersedekah dan berbagai cara berbuat baik dan menjadi berkat.
Provinsi terbesar populasi umat Islam di Tionkok adalah Daerah Otonomi Uighur Xinjiang. Di wilayah tersebut tercatat 11 juta umat Islam, 24 ribu 4 ratus masjid atau 70% dari seluruh jumlah masjid di Tiongkok. Jumlah masjid per kapita menempati urutan teratas di dunia. Pemda setempat menyewa pesawat agar ribuan muslim di sana melakukan perjalanan ke Mekkah. Hak kebebasan beragama masyarakat Xinjiang dari berbagai suku sangat terjamin.
Lebih lanjut Gu Jingqi mengatakan selama bertahun-tahun Konjen RRT di Surabaya menyelenggarakan berbagi kasih Ramadhan kepada anak yatim. “Saya percaya yang diterima oleh anak-anak bukan hanya bingkisan tapi rasa kasih sayang yang mendalam dari rakyat RRT terhadap rakyat Indonesia dan bentuk rasa hormat Pemerintah Tiongkok terhadap adat agama dan tradisi suku yang berbeda,” tuturnya.
“KPU telah secara resmi mengumumkan hasil Pilpres, saya mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Jokowi, semoga perkembangan Indonsia semakin baik dan cepat. Rakyat Indonesia dan Tiongkok dapat terus mewarisi semangat Cheng Hoo serta menjadi Cheng Hoo di era baru, sehingga mendorong memajukan persahabatan kedua negara,” ujarnya mengakhiri sambutan.
Perwakilan PW Muhammadiyah Tamhid Masyhudi mengaku bersyukur dengan kegiatan mulia yang diselenggarakan Konjen RRT di Surabaya sebagai cara mempererat persahabatan. Tamhid mendokan bangsa Indonesia diberi kedamaian. Hal yang sama dikatakan perwakilan PWNU Jatim Hasan Ubaidillah yang juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mengadakan baksos santunan anak yatim.
Jos Soetomo 江庆德 selaku Ketua Dewan Pembina YHMCHI mengajak anak-anak yatim berdoa dan bersyukur di bulan Ramadhan. Jos Soetomo meminta anak-anak mencintai negara dan bangsa. (AV)
