Ada kalanya Anda merasa lelah dan malas untuk bekerja. Tak hanya sehari atau dua hari, perasaan tersebut bisa terjadi setiap hari. Selain lelah karena pekerjaan, butuh istirahat lebih, dan kurang motivasi, rasa malas juga bisa berasal dari kebiasaan di rumah.
Kebiasaan buruk bisa berdampak pada tubuh, pikiran, dan bahkan produktivitas saat bekerja. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepuasan di tempat kerja, Anda bisa melakukan beberapa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari.
Setiap orang memiliki kebiasaan buruk yang berbeda, tetapi yang paling umum antara lain sulit bangun tidur, terus menerus menunda bangun pagi, menonton acara televisi berlebihan, terlalu sering makan di luar, dan kurang olahraga.
Dilansir Forbes, ternyata ada beberapa kebiasaan buruk lain yang bisa mengganggu pekerjaan, seperti menggunakan gawai di tempat tidur, terlalu lama berselancar di dunia maya, membalas surat elektronik (surel) setiap saat, dan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu (multitasking).
Perubahan positif bisa Anda mulai dengan jangan snooze alarm dan latih diri untuk bangun pagi setiap hari tepat waktu.
Sebenarnya, gerakan bangun dari tidur untuk mematikan alarm telah memberikan sinyal ke otak bahwa Anda siap untuk memulai hari. Namun, jika alarm di-snooze supaya Anda kembali tidur, maka Anda akan bangun dengan rasa pening karena terjaga di tengah siklus tidur.
Awalnya, mungkin terasa berat, tetapi jangan menyerah, tetap paksakan diri untuk menerapkan kebiasaan baru yang lebih baik.
Sebenarnya, bangun pagi lebih awal sangatlah menguntungkan karena Anda tidak perlu terburu-buru berangkat kerja.
Lalu, Anda yang memiliki kebiasaan buruk menonton televisi hingga berjam-jam dan sampai larut malam. Cobalah menggantinya dengan kegiatan yang bisa menenangkan pikiran, seperti misalnya, membaca buku dan mendengarkan musik.
Kemudian, Anda yang hobi makan di luar rumah sekaligus kongko dengan teman-teman, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini bisa membuat berat badan naik.
Selain itu, makanan yang Anda beli di luar itu belum tentu terjamin kebersihan dan nutrisinya. Makanan yang Anda konsumsi sehari-hari sangat memengaruhi tenaga dan kekuatan otak dalam bekerja.
Cobalah mulai belajar memasak di rumah. Jadikan kegiatan ini menyenangkan. Anda bisa melakukannya bersama teman-teman atau saudara di rumah.
Buatlah rencana mingguan untuk menentukan menu makanan harian Anda. Lalu, agendakan waktu belanja bahan makanan pada akhir pekan.
Mengganti makanan cepat saji dengan makanan sehat yang Anda olah sendiri akan menghemat uang dan membuat tubuh lebih berenergi.
Tubuh yang bugar dan otak yang sehat akan menjadikan pekerjaan Anda di kantor lebih lancar, ketimbang tubuh yang cepat lemas dan sering sakit.
Luangkanlah waktu untuk berolahraga secara rutin setiap pagi. Rajin berolahraga tentunya akan memberikan dampak baik, mulai dari perbaikan kesehatan fisik, menurunkan stres, tidur lebih nyenyak, dan fungsi kognitif yang baik.
Kebiasaan kerja sampai larut malam, menonton serial televisi secara ‘maraton’ pada akhir pekan, begadang, dan sering menunda pekerjaan, termasuk juga dalam kebiasaan buruk yang secara tak langsung bisa menurunkan kinerja Anda.
Memang benar, menghibur diri sendiri itu penting, tetapi jangan lupakan prioritas Anda.
Oleh karena itu, carilah kegiatan lain yang paling menguntungkan diri sendiri. Perhatikan kebiasaan buruk apa saja yang mungkin bisa dikurangi atau bahkan dihindari. Kemudian, gantilah dengan alternatif yang lebih bermanfaat.
Selanjutnya, untuk meningkatkan kepuasan kerja jadikanlah tujuan Anda lebih realistis, fokus pada rencana jangka panjang, dan bangun komunikasi positif di lingkungan kerja Anda.
Kurangnya komunikasi adalah sumber dari rasa frustrasi di tempat kerja. Berusahalah untuk berkomunikasi secara terbuka, dan jujur.
Ingat, salah satu kunci sukses dalam meningkatkan kepuasan kerja adalah Anda merasa nyaman dengan diri sendiri, pekerjaan, dan rekan kerja Anda.
BERITAGAR