Ketua Bhayangkari Singkawang Ajak Masyarakat Antisipasi DBD

0 68

Guna mengantisipasi munculnya jentik nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah (DBD), Ketua Bhayangkari Singkawang Ny. Kristina Raymon Marcellino Masengi membagikan bubuk abate kepada warga yang memiliki bak penampung air dan tong air, Jumat 15 Maret 2019.

Gerakan berantas jentik Nyamuk Malaria ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada elemen masyarakat agar tidak terjangkit demam berdarah. 

DBD merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk jenis Aedes Aegypti maupun Aedes Albopictus. 

Perkembangbiakan Nyamuk Aedes Aegypti biasanya berada di kubangan air, seperti bak mandi ataupun penampungan air rumah tangga.

Menurut Ketua Bhayangkari Ny. Kristina Raymon Marcellino Masengi, pentingnya penggunaan Abate perlu dioptimalkan oleh segenap elemen masyarakat.

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi dirinya beserta sejumlah anggota Bhayangkari Polres Singkawang terjun langsung dari rumah ke rumah warga melakukan pemeriksaan jentik, memberikan bubuk abate, sekaligus melakukan edukasi kepada warga yang dikunjungi.

“Tentunya kita harapkan gerakan basmi jentik nyamuk ini efektif untuk mengantisipasi jatuhnya korban demam berdarah dan mencegah penularan Nyammuk Aedes Aegypti kepada masyarakat,” kata Ny. Kristina Raymond Marcellino Masengi.

Ia menjelaskan, tindakan pencegahan yang dilakukan ini agar jangan sampai terjadi DBD di wilayah Kota Singkawang, yang nantinya akan mengeluarkan biaya yang besar bagi masyarakat yang terjangkit penyakit tersebut. 

“Kita terus berupaya melakukan inovasi dengan melakukan program dan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat terkait pemberantasan jentik Nyamuk Aedes Aegypti,  salah satunya adalah menaburkan bubuk abate, dan melakukan gerakan 3 M yakni menutup, menguras dan mengubur botol, kaleng dan tempat-tempat penampungan air lainnya,” ujarnya.

Ia menyampaikan, tren penyakit DBD saat ini telah berubah karena penyakit ini tidak hanya menyerang anak-anak, melainkan korbannya juga orang dewasa. 

Kegiatan ini diawali dengan mengubur kaleng-kaleng atau wadah yang sudah tidak terpakai yang dapat menimbulkan genang air sehingga memungkinkan nyamuk dapat berkembang biak dan di lanjutkan dengan pembagian serta penaburan bubuk abate di Asrama Pasiran Singkawang Barat.

diselah-selah kegiatan Ketua Bhayangkari Cabang Singkawang menyampaikan agar warga dapat terus mencegah serta peduli dengan lingkungan yang bersih sehingga dapat terhidar dari gigitan Nyamuk Aedes Aegypti 

“Yang perlu kita lakukan adalah membangun kesadaran masing-masing individu untuk berprilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan air menggenang hingga berhari-hari. Karena berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk DBD,” pungkasnya. (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.