Yogyakarta (28 Maret – 03 April 2018) – Wushu merupakan olah raga beladiri yang memadukan seni keindahan didalamnya. Dalam pertandingannya, wushu terbagi menjadi dua kategori yaitu Taolu dan Sanda. Pada taolu menampilkan jurus-jurus seni keindahan seperti changquan, daoshu, gunshu, qiangshu, jianshu, nanquan, nandao, nagun, taijiquan, taijijian, xingyiquan, baguazhang, shuangjian, chunqiu dadao, dan dulian. Sedangkan pada sanda menampilkan teknik pukul, tendangan, dan bantingan yang menggunakan tiga ronde atau babak. Pertandingan sanda ini dapat diikuti oleh putera atau puteri mulai dengan kategori kelas mulai dari 48 kg hingga 90 kg.
Perkembangan wushu di Indonesia mengalami grafik peningkatan yang signifikan dari mulai terbentuknya Organisasi Wushu Indonesia hingga sekarang. Beberapa ajang olah raga Internasional seperti Sea Games, Asian Games, dan Olimpiade dan juga Kejuaraan Wushu Dunia sering diikuti oleh atlet wushu Indonesia dan memperoleh hasil yang luar biasa. Prestasi inilah yang membawa nama Indonesia dikenal di dunia lewat cabang olah raga wushu.
Pada tahun 2018 ini Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) akan menyelenggarakan ” Kejuaraan Nasional Wushu Junior dan Senior tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 28 Maret – 3 April 2018 di GOR Amongrogo Yogyakarta. Melalui prestasi olahraga Nasional dan Internasional, Wushu semakin dikenal dan menjadi salah satu cabang olahraga yang membawa nama harum Indonesia.

Sampai saat ini sudah ada 27 propinsi di Indonesia dengan 725 orang atlet-atlet Wushu yang akan berlaga di kota Yogyakarta .
Dan Pengda Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah penyelenggara , setelah berkoordinasi terus menerus dengan Panitia Kejurnas Wushu 2018 yang dipimpin oleh Bapak Soekeno ( 丘更昆 ) selaku Ketua Panitia menyatakan siap menyambut tamu-tamu dari seluruh Indonesia dalam even nasional memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI dan Piala Raja Sultan HB X.
Even kali ini akan diawali dengan pawai dan kirab budaya dengan menggunakan andong yang berisi atlet-atlet lengkap dengan busana daerah masing-masing di sepanjang jalan Malioboro hingga GOR Amongrogo. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembukaan Kejurnas Wushu di GOR Amongrogo dengan menampilkan acara yang spektakuler dengan perpaduan budaya tradisional dan modern pada tanggal 29 Maret 2018.
Beberapa Tamu VVIP yang memastikan akan hadir dalam seremonial pembukaan antara lain : Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Bapak Erlangga Hartanto dan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Raja Jogjakarta
Kejurnas ini dapat disaksikan langsung oleh penonton tanpa dipungut biaya selama pelaksanaan mulai dari pembukaan tanggal 29 Maret hingga 3 April 2018. Pertandingan tiap harinya akan berlangsung dari pukul 09.00 – 17.00 wib.