Pengungkapan perkara mega korupsi yang memiliki nilai kerugian fantastis menjadi andalan Kejaksaan Agung untuk meraih kepercayaan publik yang mulai meningkat tajam, bahkan sampai menyentuh angka 81,2 persen.
“Keberanian dan ketegasan dari kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin juga didukung oleh jajarannya dalam hal ini para jaksa agung muda, yang kerap menyampaikan dan menekankan sebagai orkestrasi bersama kepada seluruh insan Adhyaksa agar tidak main-main dengan rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.
“Besar harapan kami masyarakat untuk terus mendukung tugas-tugas pemberantasan korupsi dalam rangka mensejahterakan masyarakat dan melanjutkan penegakan hukum yang lebih bermartabat, hebat, serta bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ketut.
Pernyataan Kejaksaan Agung sebagai lembaga superbody disampaikan oleh Pakar Hukum Universitas Trisaksi Prof Trubus Rahadiansyah.
Menurut dia, Kejaksaan Agung memiliki kewenangan yang terlalu berlebihan, dan seolah-olah ingin terlihat hebat sendiri agar mendapat perhatian lebih dari presiden ketimbang para penegak hukum lainnya.