Jokowi Memilih Ma’aruf dan Prabowo Memilih Sandiaga: Apakah Sejarah Akan Terulang?
Presiden Indonesia Joko Widodo telah memilih ulama berusia 75 tahun, Ma’ruf Amin sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden tahun depan, katanya pada hari Kamis, dalam sebuah tanda bahwa dia ingin meningkatkan kredibilitas Islamnya. Keduanya kemungkinan akan ditantang oleh mantan jenderal Prabowo Subianto.
Pada hari yang dramatis manuver politik dan intrik, wakil gubernur Jakarta, Sandiaga Uno, diidentifikasi sebagai kepastian “99 persen” oleh pejabat senior Partai Gerindra Prabowo untuk menjadi pasangannya.
Namun, peningkatan Amin mungkin mendorong pemikiran ulang, kata Yusuf Martak, seorang ulama dari Gerakan Nasional untuk Menjaga Ulama Fatwa, sebuah kelompok Islamis yang manjdi penasihat Prabowo.
Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan negara mayoritas Muslim terbesar, akan ke tempat pemungutan suara pada bulan April.
Kontes, setidaknya dalam hal calon presiden, terbentuk sebagai pengulangan pemilu 2014, ketika orang luar politik yaitu Widodo mengalahkan Prabowo, yang memiliki hubungan mendalam dengan bisnis dan elit militer Indonesia
Widodo adalah seorang moderat yang populer yang memiliki keberhasilan yang beragam dengan agenda reformasinya. Prabowo adalah seorang nasionalis yang karismatik dengan hubungan kuat dengan Islamis yang sering membangkang terhadap orang asing.
Amin berada di daftar 10 calon yang mungkin untuk Widodo tetapi pilihannya datang sebagai kejutan, paling tidak karena mantan kepala mahkamah Mahfud MD muncul untuk mengkonfirmasi dia adalah pilihan wakil presiden Widodo hanya beberapa jam sebelumnya.
Amin adalah pemimpin yang berpengaruh dari Majelis Ulama Indonesia dan mengeluarkan pernyataan yang menghukum sekutu politik Widodo, seorang Kristen etnis Tionghoa mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, sebagai penghujat untuk menghina Alquran di tengah kampanye pemilihan umum yang panas di Jakarta.
Kandidat Prabowo, Anies Baswedan, memenangkan pemilihan, yang didukung oleh para analis dan pembela hak-hak yang mengutuk untuk memicu sentimen sektarian.
Amin telah menjadi penasihat presiden dan pernah menjabat di legislatif lokal dan nasional di masa lalu.
“Mungkin ada pertanyaan dari orang-orang di seluruh Indonesia mengapa Profesor Dr Ma’ruf Amin terpilih. Karena dia adalah tokoh agama yang bijaksana, ”kata Widodo. “Saya pikir kami saling melengkapi, nasionalistik dan religius.”
Arief Poyuono, wakil ketua Gerindra, mengatakan kepada Reuters bahwa ketinggian Uno adalah “99 persen kemungkinan”. Ditanya apa keraguan 1 persen itu, dia menjawab “Tuhan”. Tapi pilihan yang diusulkan untuk Uno beresiko menghancurkan koalisi oposisi.
Seorang pejabat senior dari satu partai koalisi oposisi – wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat Andi Arief – menggambarkan Prabowo sebagai “jendral kardus” dan “ayam” dalam aliran komentar menghina yang dipasang di media sosial pada Rabu malam.
Bagi pejabat Partai Demokrat, kemunculan Uno adalah sebuah pengkhianatan. Baru minggu lalu, Partai Demokrat, yang diketuai oleh mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan partai Gerindra Prabowo mengumumkan aliansi.
Agus Yudhoyono, seorang pensiunan prajurit berusia 39 tahun dan putra mantan presiden, diperkirakan akan menjadi calon wakil presiden setelah kesepakatan itu.
“Saya sudah lama ragu apakah suara [Prabowo] sesuai dengan mentalnya. Dia bukan pemimpin yang kuat, dia adalah ayam, ”kata Arief.
Prabowo pergi ke rumah tetua Yudhoyono pada hari Kamis. Saat meninggalkan rapat, Prabowo menolak membicarakan apa yang terjadi.
Ketika ditanya kapan dia akan mengumumkan pencalonannya dan apakah Uno akan menjadi pasangannya, dia berkata: “Prosesnya sedang berlangsung. Santai.”
Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, yang menemani Prabowo ketika bertemu Yudhoyono, mengatakan suasana selama pertemuan itu ramah, meskipun mereka tidak memutuskan siapa yang akan menjadi calon wakil presiden.
Uno tidak menanggapi pesan dan panggilan, tetapi media lokal mengutip dia mengatakan pada hari Kamis bahwa dia tidak mengundurkan diri sebagai wakil gubernur Jakarta.
“Saya masih bertugas,” katanya, menurut portal berita lokal detik.com. “Belum ada surat pengunduran diri yang disusun.”
Uno, seorang taipan ekuitas swasta kaya, adalah anggota Gerindra dan dilaporkan bertemu dengan Prabowo di rumahnya pada hari Rabu.
Dia memainkan peran penting dalam merencanakan kampanye untuk menggulingkan gubernur Purnama saat itu. Setelah kemenangan, Uno mengatakan bahwa ras dan agama yang disesali telah mendominasi kampanye.
Poyuono dari Gerindra mengatakan bahwa tim Prabowo-Uno akan berarti oposisi memiliki kandidat dari Jawa dan di luar pulau terpadat di Indonesia. Uno memiliki akar di Gorontalo di Sulawesi.
Banyak orang Indonesia dari luar Jawa membenci dominasi politik dan ekonomi Jawa.
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email