Ribuan warga Tionghoa menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Dewa Cie Mi Shen Kiun yang diselenggarakan di Kelenteng Sam Chin Kiung, Jalan Malindo, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Senin, 15 Januari 2018.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bengkayang, Suryadmat Gidot, Anggota DPRD Propinsi Kalimantan Barat, dapil Singkawang dan Kabupten Bengkayang, Bong Cin Nen dan Yohanes A. Dopong, Wakil Ketua DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra,SH, Ketua Dewan Pembina Majelis Agama Khonghucu Kota Singkawang, Tjhang Kim Phin, Sekretaris DPC Demokrat Kota Singkawanag, Yulius Yoriis Anes, perwakilan Polres Singkawang dan Kodim 1202 Singkawang, unsur Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat Tionghoa, Dayak, Melayu dan Madura, serta sejumlah ketua dan pengurus Kelenteng Kota Singkawang.
Ketua pengurus Kelenteng Sam Chin Kiung, Harianto Tjam Jak Kong, “Perayaan hari jadi Sam Chin Fab Jan Miau dan ulang tahun Dewa Cie Mi Shen Kiun ini, kita laksanakan setiap tahun, dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke 20 kalinya secara berturut-turut yang kami selenggarakan. Sama seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini perayaan juga diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari sembahyang syukuran, doa bersama, perjamuan hidangan makan siang, lelang barang persembahan dan hiburan musik dari band Sakura. Dalam perayaan ini, kita juga mengundang beberapa pejabat daerah dan tokoh-tokoh lintas agama,”.
Menurut Tjam Jak Kong, perayaan lebih ditujukan untuk meneladani sifat kesetiaan, keadilan, dan kejujuran seperti yang dilakukan Cie Mi Shen Kiun semasa hidupnya. Cie Mi Shen Kiun bagi umat Buddha, Tao dan Konghucu, dipercaya sebagai Dewa pelindung kaum petani, karena itu sangat dihormati. Warga mempercayai sang Dewa bisa memberikan perlindungan keselamatan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi kaum petani.Melalui perayaan ini, dia mengajak umat Tridharma di Kota Singkawang, untuk saling menghargai dan saling menghormati satu sama yang lain, sehingga tercipta kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
Ketua panitia Suriadi Amien memastikan, jika peringatan ulang tahun Cie Mie Shen Kiun dihadiri lebih dari dua ribuan tamu undangan, tidak hanya warga Kota Singkawang, tapi juga dari Kabupaten lainnya di Kalimantan Barat, bahkan dari Jakarta.“Tentunya kita sangat bersyukur pada peringatan ulang tahun Cie Mie Shen Kiun, dapat berlangsung dengan aman, sukses dan lancar. Tamu yang datang bukan hanya umat Buddha, Tao dan Konghucu, tetapi juga ada dari umat lain yang ikut memeriahkan peringatan ini, dengan datang untuk mempererat semangat kebersamaan, kerukunan dan keharmonisan,” ucap Suriadi Amien.
Sementara itu, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot memuji kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama yang ada di Kota Singkawang, yang ditunjukkan dengan tidak adanya perselisihan maupun kerusuhan antar etnis, ras dan antar golongan.Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh panitia, pengurus Kelenteng dan tamu undangan yang hadir untuk menjadikan peringatan HUT Cie Mie Shen Kiun sebagai momentum untuk memperkokoh Kebersamaan dan keharmonisan antar etnis. Dikatakan Suryadman Gidot, kondisi Kota Singkawang yang multi etnis diperlukan semangat kebersamaan ditengah kehidupan bermasyarakat. Hal ini, ujarnya, untuk menangkal terjadinya disintegrasi dan konflik-konflik yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan. (Rio Dharmawan)







