Harga Tiket Domestik Tinggi, Wisatawan Indonesia Pilih Liburan ke Luar Negeri

0 45

Agen perjalanan di Indonesia melaporkan peningkatan lalu lintas keluar ke tujuan internasional dalam menghadapi kenaikan tarif penerbangan domestik.

Menurut data dari Asosiasi Pengangkutan Udara Nasional Indonesia, sejumlah maskapai penerbangan Indonesia meningkatkan tarif penerbangan domestik mereka antara 40 persen dan 120 persen sejak November 2018.

Sementara kenaikan harga biasanya terjadi menjelang atau selama musim puncak, harga tetap tinggi bahkan setelah periode liburan Desember. Selain itu, Lion Air mulai mengenakan biaya untuk bagasi check-in pada bulan Januari.

Dengan demikian, faktor muatan untuk penerbangan domestik telah menurun secara signifikan, dan menurut Nunug Rusmiati, ketua ASITA (Asosiasi The Indonesia Tours and Travel Agencies), “penjualan tiket domestik turun antara 30 persen dan 40 persen pada pasangan terakhir bulan “.

Namun ini, mengakibatkan peningkatan permintaan untuk perjalanan keluar, menurut beberapa agen yang diwawancarai.

Vina Oktania Sima, manajer Travindo Multi Ekspress, mengatakan bahwa selama Pameran Perjalanan ASTINDO (Asosiasi Agen Perjalanan Indonesia) baru-baru ini, pameran perjalanan B2C terbesar di Jakarta, sebagian besar pembelinya memesan paket wisata keluar ke berbagai tujuan seperti Bangkok dan Hainan karena mereka lebih terjangkau daripada yang domestik seperti Bali, Labuan Bajo dan Raja Ampat.

Paket 4D3N ke Hainan, misalnya, dibanderol empat juta rupiah (US $ 280), termasuk tiket pesawat, makanan, dan hotel. Sementara itu, perjalanan ke Bali sudah menelan biaya 2,5 juta rupiah, tidak termasuk tiket pesawat.

Selain itu, “Pemerintah Cina sekarang ingin mempromosikan tujuan yang kurang dikenal seperti Hainan”, kata Vina, sehingga menghasilkan harga yang kompetitif.

“Masalahnya adalah harga tiket domestik sangat mahal saat ini. Tiket pesawat dari Jakarta ke Bali, misalnya, lebih mahal daripada tiket dari Jakarta ke Singapura. Meskipun tamu kami mengatakan bahwa Bali lebih indah dari Singapura, mereka lebih suka pergi ke Singapura karena pertimbangan keuangan, ”tambahnya.

Jenny Margaretha, pemilik Vanessa Tour, setuju bahwa meskipun Indonesia memiliki banyak tujuan wisata yang indah, tingginya harga penerbangan domestik telah mendorong pelanggannya untuk membeli paket keluar. Misalnya, paket wisata multi-negara ke Thailand, Malaysia, dan Singapura yang mencakup hotel dan tiket pesawat, harganya hanya 4,7 juta rupiah.

Dia berbagi bahwa klien Indonesia yang awalnya berencana untuk mengunjungi Pulau Bunaken di Manado, Sulawesi Utara, segera membatalkan rencana mereka setelah mengetahui harga tiket domestik menjadi dua kali lipat dari perjalanan keluar yang dia tawarkan.

Oleh karena itu Jenny berharap pemerintah Indonesia akan turun tangan untuk membantu memecahkan tingginya harga tiket penerbangan domestik.

Namun, Pauline Suharno, sekretaris jendral ASTINDO dan direktur Elok Tour, merasa bahwa minat yang lebih besar dalam perjalanan ke luar negeri sebagian karena selera orang Indonesia yang lebih besar untuk perjalanan keluar daripada perjalanan domestik.

Untuk memacu permintaan domestik, panitia ASTINDO telah menciptakan paket wisata domestik bersubsidi dengan bekerja sama dengan Sriwijaya Air dan Santika Indonesia Hotels & Resorts. Contoh dari paket yang dibuat adalah perjalanan pulang-pergi Jakarta-Belitung dengan harga 1,6 juta rupiah, yang mencakup tiket pesawat dan menginap dua malam di hotel.

Leave A Reply

Your email address will not be published.