Go-Jek Indonesia Mempertimbangkan IPO dalam Jangka Waktu yang Belum Ditentukan

0 102

Jakarta. Salah satu start up terbesar di Indonesia, Go-Jek sedang mempertimbangkan untuk melakukan penawaran umum (IPO) perdana di Indonesia, kata presiden Andre Soelistyo kepada wartawan pada hari Senin, namun rincian mengenai waktu dan ukuran float belum diputuskan.

Soelistyo bertemu dengan kepala eksekutif Bursa Efek Indonesia pada hari Senin untuk membahas potensi penjualan saham, termasuk persyaratan peraturan yang bisa menguntungkan dalam dua tahun pencatatan.

“Kami membahas perusahaan teknologi apa yang dibutuhkan (untuk melakukan IPO) dan bagaimana (bursa) bisa memberikan akses,” katanya.

Soelistyo juga menaikkan kemungkinan listing ganda setelah Indonesia, namun mengatakan keputusan di mana belum dilakukan.

Go-Jek belum menunjuk penjamin emisi untuk rencana tersebut, Soelistyo mengatakan, sebuah tanda bahwa rincian seputar ukuran IPO, valuasi perusahaan dan berapa banyak perusahaan akan terdaftar agak jauh.

Go-Jek menawarkan segalanya mulai dari makanan dan bahan makanan hingga pembersih, pemijat dan penata rambut di seluruh ibu kota Indonesia Jakarta, yang semuanya merupakan sentuhan aplikasi smartphone – membantu ini menjadi solusi penting di sebuah kota dengan sebagian lalu lintas terburuk di dunia.

Bankir telah mencatatkan IPO Go-Jek sebagai pelampung utama untuk dilacak di pasar pembayaran dan pembayaran berbayar Asia, yang mendapat perhatian investor global.

Go-Jek meningkat lebih tinggi dari target $ 1,5 miliar dalam penggalangan dana dari beberapa investor termasuk Google, Temasek Holdings dan raksasa teknologi Tencent Holdings dan JD.com Inc China, kata beberapa sumber mengatakan bulan lalu.

Ronde terakhir investasi senilai Go-Jek sekitar $ 5 miliar, kata sumber tersebut.

Pesaing utamanya Grab dan Uber didukung oleh Grup SoftBank Jepang.

Go-Jek berencana untuk memperluas bisnisnya di luar perbatasan Indonesia dengan memulai operasinya di Filipina pada awal tahun 2018, dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya menyusul tahun itu, kata kepala pejabat teknologi pada bulan Desember.

Selain itu, Go-Jek mengatakan akan segera meluncurkan layanan baru, termasuk memasang stasiun pengisian di gerai ritel yang dapat diakses pengguna melalui aplikasi mereka. Perusahaan juga berencana meluncurkan layanan penjemputan dan pengiriman barang ke layanan mereka yang sudah ekstensif.

Leave A Reply

Your email address will not be published.