Jakarta. Pemberi pinjaman terbesar di Indonesia berdasarkan aset PT Bank Mandiri akan mempertimbangkan untuk membeli bank di Filipina setelah rasio kredit bermasalah (NPL) turun di bawah 3 persen, kata kepala eksekutif Kartika Wirjoatmodjo kepada wartawan pada hari Selasa.
Dia tidak membagikan rincian lebih lanjut tentang rencananya.
Mandiri telah menurunkan rasio NPL menjadi 3,46 persen di tahun 2017 dari 4 persen di tahun sebelumnya, yang telah membantu bank tersebut meningkatkan laba bersih sebesar 49 persen. (Reuters)