Memukau pengunjung Grand City Mall aksi Chef Lanny Soechan mendemontrasikan aneka kudapan berbahan tepung terigu. Bahkan anak-anak pun naik ke panggung dan turut membuat adonan. Banyak tips memasak yang diinformasikan Chef Lanny Soechan, selain memasak sehat. Chef Lanny Soechan telah membukukan 400 resep selama 10 tahun, menariknya resep gorengan paling disukai dan diminati masyarakat.
Chef Lanny pun menganjurkan lebih banyak minum air putih bila suka makan jajanan gorengan. Makanan gorengan banyak mengandung kadar minyak. Sedangkan minyak goreng yang panasnya mencapai 170 derajat akan mengeluarkan asap mengakibatkan minyak jenuh yang sebaiknya tidak digunakan kembali. Bila menggoreng makanan, Chef Lanny menganjurkan menjaga temperature minyak goreng dengan api tidak terlalu besar.
“Seorang ibu rumah tangga biasa, sebaiknya membekali diri dengan ilmu pengetahuan tentang memasak. Seperti bagaimana memasak sehingga tidak menghilangkan vitamin pada sayuran. Itu penting. Juga bagaimana menyajikan makanan sehat untuk anak-anak di rumah. Anak-anak sebaiknya tidak dibiasakan mengonsumsi makanan terlalu gurih, sehingga tidak doyan makanan rumahan,” jelas ibu tiga anak yang aktif membimbing UKM untuk usaha mandiri bidang kuliner.

Bagi Chef Lanny membimbing UKM sangat menyenangkan karena mendapat banyak masukan. “Untuk usaha kecil menengah harus bisa laku di pasaran, bahan baku murah dan mudah didapat. Seperti cireng dan pempek tanpa daging yang bahannya bisa disimpan di frezer. Mudah pembuatannya dan disukai anak-anak,” imbuhnya.
Chef Lanny mengakui dirinya setiap hari membuat resep baru terinspirasi dari tayangan televisi yang menyajikan kuliner. Bahan baku memasak pun dikombinasikan sehingga menciptakan cita rasa baru. Baginya inovasi dalam memasak terus dibutuhkan. “Seperti rendang rebung. Bahan baku rebung mudah didapat di pasar maupun mengambil di kebun sendiri. Bumbu rendang pun mudah dibuat. Sangat inovasi dan berbeda,” terangnya.
Menariknya walau banyak membuat aneka masakan Chinese, Chef Lanny paling gemar makan rawon , gado-gado, dan pecel. Ia pun berkeliling kota di tanah air untuk mencicipi aneka kudapan daerah yang kaya rasa. Pernah pula diundang ke Timor Leste mengajar membuat bakery untuk anak-anak yatim piatu. Menurutnya, masakan yang ada di berbagai daerah di tanah air sangat beragam dan lezat penuh inspirasi.
Chef Lanny pun berharap masakan Indonesia selalu menjadi tuan rumah di negeri sendiri seiring dengan membajirnya aneka kudapan dari luar negeri. “Anak-anak muda lebih suka masakan luar cepat saji, padahal masakan Indonesia tak kalah sedapnya. Seperti jajanan pasar itu unik menarik dan rasanya enak,” ujar wanita asal Karawang yang rutin ke berbagai kota dan asyik berburu jajanan khas. (April Lie)