Bom Bunuh Diri yang Menargetkan Polisi Membunuh 7 Orang di Kota Lahore, Pakistan

0 97

Pakistan. Sebuah bom bunuh diri yang diklaim oleh Taliban menghancurkan sebuah pos pemeriksaan polisi di pinggiran kota Pakistan, Lahore, pada hari Rabu, menewaskan tujuh orang dan melukai 18 lainnya, kata beberapa pejabat.

Jam Sajjad Hussain, juru bicara sebuah layanan penyelamatan yang dikelola pemerintah, mengatakan kepada Reuters bahwa para pejabatnya telah membawa tujuh mayat ke rumah sakit.

“Tim penyelamat kami sedang bekerja,” katanya. “Mereka telah bergeser sejauh tujuh mayat.”

Wakil Inspektur Jenderal Polisi Haider Ashraf mengatakan bom tersebut meledak saat polisi mengganti penjaga di pos pemeriksaan di luar sebuah kongres agama tahunan di Raiwind, di mana hampir 80.000 orang hadir.

“Seorang pembom bunuh diri mengendarai sepeda motor menyerang polisi,” kata Ashraf. Dia mengatakan empat orang tewas adalah polisi.

Seorang juru bicara Taliban Pakistan Mohammad Khurasani mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri tersebut dalam pesan WhatsApp yang dikirim ke seorang reporter Reuters.

Lahore dianggap sebagai pusat kebudayaan dari negara bersenjata nuklir yang berpenduduk lebih dari 208 juta orang di mana gerilyawan Islam telah berjuang selama lebih dari satu dekade melawan negara tersebut dalam upaya untuk memasang merek pemerintahan Islam mereka yang keras.

Terletak di bagian timur negara itu, Lahore sebagian besar telah terhindar dari kekerasan militan yang terjadi di negara barat laut yang berada di ujung pegunungan tanpa hukum di sepanjang perbatasan Afghanistan. Daerah itu telah lama menjadi rumah bagi militan Islam lokal dan asing dari Taliban dan Al-Qaeda, dan di mana negara Islam akhir-akhir ini membuat pijakan.

Pemimpin Taliban Pakistan telah melarikan diri ke Afghanistan tetangga dari tempat Islamabad menuduh mereka merencanakan dan melakukan serangan teroris di dalam wilayah Pakistan.

Washington pada hari Kamis menawarkan hadiah $ 5 juta untuk pemimpin militan Taliban Pakistan, Mulllah Fazlullah, sehari setelah serangan pesawat tak berawak AS di sebuah kamp pelatihan di bagian terpencil Afghanistan membunuh anaknya dan lebih dari 20 militan lainnya bersiap untuk meluncurkan serangan bunuh diri. di Pakistan.

Kerja sama A.S. terjadi di tengah memburuknya hubungan A.S.-Pakistan, dan bertepatan dengan kunjungan ke Washington oleh sekretaris luar negeri Pakistan untuk melakukan pembicaraan yang diharapkan dapat fokus pada upaya meningkatkan kerjasama kontra-terorisme dan strategi A.S. di Afghanistan. (Reuters)

Leave A Reply

Your email address will not be published.