JAKARTA – Bebek karet menjadi mainan yang paling sering dipilih orang tua untuk teman mandi anak-anak. Padahal, benda tersebut merupakan tempat bersarang bakteri yang sangat banyak.
Peneliti dari Swiss dan Amerika menghitung mikroba dalam mainan. Bebek karet itu pun sering kali menyimpan air di dalamnya dan sering keluar ketika ditekan. Cairan yang keluar tersebut, menurut Penelitian oleh Institut Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perairan Swiss, ETH Zurich, dan Universitas Illinois, mengandung bakteri patogen yang berpotensi bahaya. Studi tersebut membuktikan empat dari lima mainan ditemukan masalah yang sama.
Studi yang dirilis dalam jurnal Biofilms and Microbiomes menjelaskan, bakteri yang ditemukan dalam mainan tersebut termasuk Legionella dan Pseudomonas aeruginosa. Bakteri itu sering terlibat dalam infeksi yang didapat di rumah sakit.
Sementara sejumlah bakteri tertentu dapat membantu memperkuat sistem kekebalan anak-anak, bakteri itu juga dapat menyebabkan infeksi mata, telinga dan usus. Mainan berwarna kuning itu menghasilkan volume yang sangat tinggi hingga 75 juta sel per sentimeter persegi dan berbagai bakteri dan jamur.
Untuk mengatasi tersebut, pengunaan bahan polimer berkualitas dapat dengan baik mengurangi jumlah pertumbuhan bakteri dan jamur pada bebek mainan. Ilmuwan menerima dana dari pemerintah Swiss sebagai bagian dari penelitian yang lebih luas ke objek rumah tangga, dilansir dari laman Time, Senin (2/4).
REPUBLIKA