7 Rumah Sakit di Gaza Ditutup karena Kekurangan Listrik

0 69

Tujuh rumah sakit di Jalur Gaza dipaksa untuk menangguhkan layanan karena kekurangan listrik, otoritas kesehatan di kantong Palestina mengatakan pada hari Rabu (31/1).

Komite Manajemen Krisis di Kementerian Kesehatan di Gaza meminta donor untuk segera melakukan intervensi, dengan alasan bahwa krisis kesehatan di daerah kantong telah memasuki tahap yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada hari Minggu, kementerian tersebut memperingatkan bahwa sejumlah pusat kesehatan dapat ditutup karena kekurangan listrik.

Fasilitas Gaza biasanya membutuhkan 450.000 liter bahan bakar per hari untuk memenuhi kekurangan daya dari pemadaman listrik delapan sampai 12 jam. Namun permintaan bahan bakar bisa berlipat ganda karena pemadaman listrik bisa bertahan selama 20 jam di beberapa daerah.

Diesel yang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik selama pemadaman satu jam menghabiskan biaya 2.000 dolar A.S., kementerian tersebut mencatat.

Krisis energi kronis di Jalur Gaza yang diblokade Israel telah memaksa pihak berwenang setempat untuk mengadopsi sistem rotasi dimana kekuasaan dipangkas di beberapa bagian daerah kantong untuk memastikan pasokan ke daerah lain.

Saat ini, Israel menyediakan Gaza dengan 120 megawatt listrik sementara Mesir menyediakan 32 megawatt.

Di sisi lain, Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah menuduh Hamas, yang telah menguasai Gaza sejak 2007, “membuat dan memperparah krisis” karena ketidakmampuannya mengelola sepenuhnya wilayah tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.