12 Mahasiswa Korban Selasar BEI Ambruk di Siloam Menjalani Operasi

0 117

TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Bina Darma, Palembang, Sumatera Selatan, yang dirawat di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, korban selasar di Bursa Efek Indonesia atau BEI ambruk, telah menjalani operasi.

“Enam telah selesai dioperasi, enam sedang dalam proses,” kata Triana Tambunan, Kepala Pengembangan Bisnis RS Siloam, Selasa petang, 16 Januari 2018, tentang korban selasar BEI ambruk yang terjadi pada Senin siang kemarin.

Namun, kata Triana, setelah dokter melakukan pemeriksaan, ada satu korban lagi yang akan menjalani operasi nanti malam. Sehingga, total korban di RS Siloam yang mesti menjalani operasi ada 13 orang dari keseluruhan 28 korban di sana.

Hingga siang hari tadi, kondisi para korban yang baru kelar dioperasi belum sadarkan diri. Hanya saja, dokter memastikan kondisi mereka stabil.

Menurut Triana, ada satu korban yang kondisinya paling parah di sana. “Harus dilakukan emergency tindakan karena ada pendarahan hebat dan kita harus lakukan tindakan dokter di ruang operasi,” tutur dia.

Sedangkan korban lainnya, kebanyakan mengalami luka-luka, patah tulang, dan cedera kepala. “Frakturnya macemmacem ada dari panggul, tulang belakang, pinggul, tangan, ada yang di kaki juga. Jadi bermacam-macam,” ujar dia.

Triana berharap pasien yang tidak perlu dioperasi bisa segera diperbolehkan pulang. Memang, terkadang ada yang trauma dan masih pusing sehingga masih perlu dirawat. “Kalau begitu ya akan kita rawat tapi kita kalau bisa diperbolehkan pulang dokter kami akan pulangkan,” kata dia.

Triana berujar belum bisa merilis nama korban beserta detail kondisinya lantaran masih perlu meminta izin dari pihak keluarga. Namun, berdasarkan data yang diperoleh Tempo ada tujuh orang korban di RS Siloam yang telah diperkenankan pulang. Tujuh orang itu adalah:
1. Bella Adelia, 19 tahun
2. Nina Meidania, 31 tahun
3. Fredicia Setjodinata, 21 tahun
4. Tetty R. Siahaan, 50 tahun
5. Alvita, 20 tahun
6. Bunga Febi, 20 tahun
7. Robby Mediansyah Putra, 20 tahun

Terkait dengan pembiayaan para pasien korban selasar BEI ambruk, Triana mengatakan pihak BEI sudah berkoordinasi dengan RS Siloam, sehingga untuk korban yang tidak memiliki jaminan akan ditanggung oleh pihak BEI. “Dari pihak provinsi, dinas kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan bursa efek semua sudah berkoordinasi dengan kami,” ujarnya.


印尼证券交易所将承担 12名严重受伤大学生医院和手术 费用

【雅加达讯】印尼证券交易所垮塌造成12名巨港 Bina Darma 大学生严重受伤必须动手术, 目前手术已顺利进行。其中6名手术已完成,其他手术还在进行中。

但是经过医生仔细检查, 还有一名伤者也必须动手术, 从28名伤者,目前需要动手术的有13名。

虽然昨天下午,动完手术的伤者还没清醒,医生确保他们病情稳定。

13名当中有一名伤的最严重, 大量留血,因此医生需要采取紧急措施。 他们受伤的部分主要就是骨折,脊椎,髋关节,手脚和头部等。

医院已允许轻伤的大学生离开医院。

关于医院的全部费用, 印尼证券交易所已经和医院进行协调, 没有保险或保证金的伤者,一切费用由印尼证券交易所担保。(mk译)

Leave A Reply

Your email address will not be published.