InhuaOnline, Surabaya – Demi meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan Kodam V Brawijaya maka ruang terbuka untuk pertemuan sangatlah penting. Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menjadikan lapangan utama Kodam V Brawijaya sebagai ruang pertemuan terbuka dilengkapi dengan videotron berukuran raksasa, puluhan meja kursi dan tenda.
Sarana fasiltas ruang terbuka tersebut merupakan sumbangan dari Yayasan Bhakti Persatuan berupa uang tunai sebesar Rp. 485 juta yang diwujudkan oleh Kodam V Brawijaya berupa pemasangan videotron, dilengkapi meja kursi tenda yang dibuat sendiri secara hemat.
Alim Markus didampingi Arif Harsono, Liem Ou Yen dan pengusaha lainnya menyerahkan uang tunai tersebut secara simbolis yang diterima Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, di lapangan Kodam V Brawijaya, Rabu (20/1/2021).

Mayjend TNI Suharyanto mengatakan adanya videotron yang dipasang di lapangan utama Kodam V Brawijaya, maka pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi maupun mengumpulkan personil dapat mematuhi protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah.
“Setelah adanya videotron, pelaksanaan rapat koordinasi tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk dilakukan di tempat terbuka,” terangnya.
Masih penjelasan Mayjend TNI Suharyanto, meskipun Kodam V Brawijaya dan jajarannya adalah TNI, tetap tidak terlepas dari ancaman Covid-19. Bahkan hingga saat ini, personel Kodam V Brawijaya dan ASN yang positif Covid-19 mencapai 942 orang. Walau banyak yang sembuh, namun yang meninggal dunia ada 39 personel. Demikian di Polda Jatim, maupun pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tambahnya.
Pangdam V Brawijaya mengatakan Jatim sempat menduduki rangking tertinggi jumlah yang menderita dan meninggal karena Covid-19, namun kini berangsur turun. Terkait pelaksanaan PPKM di Jatim ada penurunan penambahan kasus Covid-19, karena pembatasan mobilitas masyarakat.
“Penurunan di Jatim 13 persen masih kurang dari target pemerintah. Salah satu analisa dari pemerintah, apabila masyarakat berkurang mobilitasnya akan berbanding lurus dengan jumlah penderita Covid-19. Saat ini telah dilakukan vaksinasi di wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo,” terangnya lagi.
Artikel Terkait
Pangdam V Brawijaya menegaskan dirinya telah divaksin Covid19 Sinovac yang dinyatakan aman, halal dan suci. Namun banyak berita hoax di masyarakat yang meresahkan. Kodam V Brawijaya berupaya mengedukasi masyarakat tentang vaksin Covid19. Pangdam pun meminta Yayasan Bhakti Persatuan turut andil mengedukasi masyarakat.
Pada akhir sambutannya, Mayjend TNI Suharyanto mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Bhakti Persatuan atas sumbangannya. “Keluarga besar Kodam V Braijaya mengucapkan terima kasih atas kerelaan dan bantuan yang diberikan Yayasan Bhakti Persatuan,” tuturnya.
Pangdam V Brawijaya mendoakan kebaikan para pengusaha dari Yayasan Bhakti Persatuan dan berjanji menjaga serta manfaatkan bantuan sebaik mungkin. “Demi kesehatan, persatuan, kesetiaan dan persahabatan antara Kodam V Brawijaya dengan Yayasan Bhakti Persatuan”, pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Alim Markus Ketua Dewan Pembina Yayasan Bhakti Persatuan mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang tergabung dalam Yayasan Bhakti Persatuan. Karena selalu berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Alim Markus menegaskan perlunya kegotong royongan, sehingga hubungan baik Yayasan Bhakti Persatuan dengan Kodam V Brawijaya dan Polda Jatim terjalin dengan baik.
“Kami semua merasakan Jatim sangat aman, nyaman dan sejuk. Hal ini sangat penting untuk iklim investasi. Jelas di Jatim paling tinggi investasinya,” ujar Alim Markus dan menambahkan bantuan yang diberikan untuk mewujudkan ide cemerlang Pangdam V Brawijaya membuat tempat pertemuan di luar ruangan.

CEO Maspion Group lantas meminta walau vaksin Covid19 diberikan namun tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ia berpesan hidup harus bergotong royong saling membantu seperti keadaan bencana alam.
“Saya harap di Jatim sedikit bencana. Antar suku, agama, anak bangsa akrab menjadi satu, TNI Polri dan masyarakat. Saya sebagai warga Jatim berterimakasih kepada Pangdam dan Kapolda bisa memprakarsai hubungan yang baik,” pungkasnya. (AV)