Willy dan Calvina Terpilih Sebagai Hakka Ako Amoi Jakarta 2018

0 420

Gelar Hakka Ako Amoi Jakarta 2018 akhirnya  diraih oleh Willy dan Calvina, melalui malam Grand Final Pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta 2018 yang digelar di Sun City Luxury Club, Gedung Lindeteves Trade Centre Lantai 6, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat pada Rabu malam, 28 Februari 2018.

Malam Grand Final Pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta tahun ini berlangsung meriah, pasalnya para finalis ikut memboyong ratusan  pendukungnya. Seperti diketahui pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta 2018 diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari 11 Ako dan 13 Amoi.

Ako Willy dan Amoi Calvina berhasil mengungguli  22 finalis lainnya setelah mendapatkannilai tertinggi dari lima dewan juri. Ke-lima dewan juri adalah  Wakil Ketua Umum Hakka Indonesia Sejahtera Yolanda Meyrinawati, Founder and Chairman Yayasan  EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto, Pendiri Vanela School Wendy Masko, Psikolog Anak dan Remaja Novita Tandry, serta Produser dan Sutradara Indonesia Hendric Gozali.

Ada tiga criteria penilaian yang diterapkan yakni penampilan (appearance), kepercayaan diri (confidence), dan inteligensi (intellegence). Untuk inteligensi, para finalis dilihat dari sesi menjawab pertanyaan yang dilontarkan dewan juri. Pernyataan yang disampaikan antara lain seputar kebudayaan Hakka.

Pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta 2018 digelar oleh Perhimpunan Hakka Indonesia. Untuk tahun ini merupakan kali kedua pemilihan Hakka Hako digelar. Hakka Ako Amoy merupakan kontes bakat dan kecantikan sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya etnis Tionghoa dari kelompok Hakka atau Khe.

Ketua Umum Perkumpulan Hakka Jakarta Hendra Yan Chandra mengapresiasi pihak yang mendukung acara pemilihan sehingga berjalan dengan sukses. Hendra Yan berharap pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta terus dirutinkan karena memiliki tujuan yang mulia.

“Pemilihan Hakka Ako Amoy Jakarta ini bertujuan untuk melestarikan budaya etnis Tionghoa dari kelompok Hakka atau Khe. Dengan adanya event ini, Hakka Indonesia ingin mengajak generasi muda untuk mengenal tradisi dan budaya nenek moyang,” kata Hendra Yan.

Hal senada juga disampaikan salah satu dewan juri yakni Founder and Chairman Yayasan EL JOHN Indonesia Johnnie Sugiarto. Johnnie menilai Pemilihan Hakka Ako Amoi Jakarta 2018 merupakan event yang luar biasa, karena event ini dapat dijadikan wadah bagi generasi muda untuk belajar kebudayaan Hakka.

“Di kompetisi ini, mereka belajar tentang kebudayaan kebiasaan orang-orang Hakka dari zaman dulu sehingga budaya ini diharapkan dapat bertahan dan berkesinambungan,” kata Johnnie.

Johnnie mengapresiasi para finalis yang memiliki semangat tinggi  dan berkompetisi sehingga tetap mengkedepankan kekeluargaan dan kebersamaan.

“Anak-anak itu penuh semangat. Jadi semua event yang luar biasa, kami sebagai juri merasa bangga. Yang lebih membuatnya lancar, kami lima orang dewan juri hampir tidak berbeda pendapat dalam memilih siapa calon juara,” ungkap Johnnie.

El John News

Leave A Reply

Your email address will not be published.