Wall Street Rontok Akibat Aksi Jual Saham-saham Teknologi

0 76

JAKARTA. Wall Street tumbang pada perdagangan pertama bulan April. Senin (2/4), aksi jual terjadi pada saham-saham teknologi. Aksi jual pun dipicu oleh kekhawatiran perang dagang.

Dow Jones Industrial Average anjlok 1,9% ke level 23.644,19 dan turun di bawah moving average (MA) 200. Indeks S&P 500 rontok hingga 2,23% ke 2.581,88. Sedangkan Nasdaq Composite tumbang hingga 2,74% ke 6.870,12.

Amazon.com menjadi saham terbesar pemberat indeks S&P 500. Saham emiten ritel online ini terjun hingga 5,2% setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyerang Amazon lewat twitter.

Pada S&P 500, 11 sektor utama turun. Penurunan terbesar berasal dari sektor konsumer dan teknologi yang tergerus masing-masing 2,8% dan 2,5%.

Pada indeks Nasdaq, saham Microsoft, Intel, Apple, Facebook, dan Alphabet kompak turun. Sedangkan saham Tesla turun hingga 5,1% setelah perusahaan mobil ini mengatakan akan memproduksi 2.000 Model 3 per minggu, turun dari target 2,500 per minggu.

Brian Battle, director of trading Performance Trust Capital Partners mengatakan, pasar lebih rumit daripada aksi jual saham teknologi. Apalagi, indeks S&P pun turun di bawah MA200 yang biasanya menunjukkan tren jangka panjang. “Ini menarik momentum jual dan mereka tidak peduli fundamental seperti apa,” kata Battle kepada Reuters.

KONTAN

Leave A Reply

Your email address will not be published.