Walikota Singkawang Inginkan Ritual Pembakaran Kapal Wangkang Sebagai Agenda Tetap Pengembangan Pariwisata dan Budaya

0 125

Singkawang-Harian InHua. Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan Kota Singkawang memiliki banyak sekali potensi pariwisata dan budaya, baik yang telah berkembang, maupun yang masih dalam tahap perencanaan pengembangan kedepan.

Disebutkannya, pariwisata dan budaya merupakan industri yang sangat menarik untuk dikembangkan pada saat ini maupun dimasa mendatang. Pariwisata dan budaya, menurut Tjhai Chui Mie memiliki potensi membuka peluang yang besar untuk menggaet wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk terus datang berkunjung.

“Keberagaman pariwisata dan budaya Kota Singkawang sangat unik dan menarik. Salah satunya adalah prosesi pembakaran kapal wangkang yang dilaksanakan pada moment sembahyang rampas atau sembahyang Hantu, pada tanggal 15, bulan 7, penanggalan kalender imlek. Potensi yang kita miliki ini bisa mengundang minat turis asing datang berkunjung. Kota Singkawang memiliki keberagaman seni budaya, dan adat istiadat yang dapat dikembangkan menjadi destinasi unggulan,” ujarnya.

Guna mencapai kesuksesan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, pemerintah Kota Singkawang telah menerapkan beberapa langkah strategis. Salah satu langkah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan adalah menetapkan ritual pembakaran Kapal Wangkang atau Kapal Hantu, sebagai agenda tetap pengembangan Pariwisata dan Budaya.

“Kota Singkawang, merupakan destinasi yang ideal dan menarik bagi siapa pun. Tidak hanya bagi mereka yang menyukai wisata alam, wisata sejarah, wisata religi, maupun wisata kuliner, tetapi juga wisata budaya sembahyang Hantu, melalui prosesi pembakaran Kapal Wangkang yang kental dengan suasana Seribu Kelenteng,” paparnya.

Ia menginginkan, puncak perayaan sembahyang rampas yang ditandai dengan ritual pembakaran Kapal Wangkang, menjadi agenda tetap pariwisata dan budaya, yang meiliki daya tarik bagi wisatawan nusantara dan mancanegara untuk berkunjung ke Kota Singkawang.

“Sama halnya dengan Festival Cap Go Meh dan Gawai Naik Dango, event ritual pembakaran Kapal Wangkang juga berpotensi dalam menarik kunjungan wisatawan. Oleh karenanya, melalui keaneka ragaman adat istiadat dan budaya, yang ada di Kota Singkawang, harus mampu kita jadikan sebagai modal dasar dalam membangun bidang pariwisata dan kebudayaan,” tukasnya.

Ia berharap, prosesi pembakaran Kapal Wangkang bisa menjadi magnet wisata Kota Singkawang. Untuk itu, diperlukan komitmen dalam mengemas ajang ini menjadi semakin menarik.

“Karena ini potensi pariwisata dan budaya yang bisa mengundang orang untuk hadir, maka perlu kita kemas dengan baik dan menarik sehingga meiliki nilai jual, dan bisa menjadi bagian dari program ekonomi kretatif yang sekarang sedang digalakkan pemerintah. Jadi ini harus bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.