Walikota Singkawang Apresiasi Panitia Festival Bacang 2020

0 3

InhuaOnline,Singkawang – Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie membuka Festival Bacang tahun 2020,yang dilaksanakan di atas panggung utama Singkawang Cultural Center, Jalan
Yos Sudarso, Kamis 25 Juni 2020. Kegiatan tersebut berlangsung terbit dan lancar dengan sejumlah parade budaya yang ditampilkan, mulai dari pemukulan Loku, atraksi Musik Tradisional Tionghoa, Tarian Festival Duan Wu Jie yang dibawakan oleh Ako Amoi Hakka,
persembahan lagu Festival Bacang, Demontrasi Cara Membuat Bak Cang dan Kicang.

Festival Budaya tersebut dibuka dengan tarian kolosal yang dibawakan oleh Ako Amoi Hakka. Para penari membawa Payung dan Alat Dayung Perahu Naga berlengak lenggok menunjukkan kepiawaiannya di pusat acara. Ketua Panitia Penyelenggara Bun Cin Thong Menyampaikan Festival Bacang merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang mengingatkan kembali kisah pengorbanan seorang Menteri Besar bernama Qu Yuan yang hidup pada tahun 340-278 SM.
Dari kisah tersebut, kita mengetahui bahwa seseorang yang berbuat baik, suka menolong dan setia kepada negaranya akan dicintai dan dihormati rakyat dan jasanya akan terus dikenang sepanjang masa. Sesuai dengan pesan positif Menteri Qu Yuan, kami selaku Panitia Festival Bacang merasa terpanggil untuk memberikan support dan dorongan semangat kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Singkawang yang terdiri dari Tenaga
Medis, Dokter, termasuk aparat keamanan Polri dan TNI serta masyarakat umum yang terdampak penerapan Sosial Distancing yang didukung oleh sejumlah donatur dan Organisasi Masyarakat Tionghoa, baik yang ada di Kota Singkawang maupun Jakarta, kata Bun Cin Thong.
Ia mengatakan, panitia terhitung mulai tanggal 22 Juni 2020 melakukan kegiatan Berbagi Kasih memberi Kicang kepada Polres, Polsek, Kodim, Rindam, Brimob, Rumah Sakit, Puskesmas, Instansi terkait, Panti Asuhan, Panti Werdha, dan 8 BPKS yang ada di Kota Singkawang.
Kemudian pada tanggal 23 Juni 2020, kami dibantu relawan kembali membagikan Kicang kepada warga Prasejahtera di Kecamatan Singkawang Tengah dan Singkawang Timur. Acara pembagian Kicang, kami lanjutkan pada tanggal 24 Juni 2020 di Kecamatan Singkawang Selatan dan Singkawang Utara. Dan pada hari ini, Kamis 25 Juni 2020 yang merupakan puncak acara Festival Bacang, kami bagikan Kicang untuk masyarakat Singkawang Barat dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Singkawang, ungkapnya.
Adapun keseluruhan Kicang yang dibagikan disebutkan Bun Cin Thong, adalah sebanyak 50 ribu buah.

Saya selaku Ketua Panitia sangat berterima kasih atas dukungan Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, para donatur, relawan, dan rekan rekan panitia serta Sponshorsip yang turut berpartisipasi, sehingga acara Festival Bacang yang kita selenggarakan, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ucapan terima kasih dan apresiasi juga sampaikan kepada Perhimpunan Tionghoa Kalimantan Barat, Perkumpulan Hakka Kota Singkawang, MABT Singkawang, Yayasan Fab Zhu Kung, Permasis, Permases, Permass, Perwajas, Perkumpulan Macan Kota Singkawang, Group Persahabatan Perantau, Group Sung Jit,
Keluarga Besar Pajintan Bersatu, Group Persahabatan Spritual, Phak Shi Sian Shi, aparat Kepolisian, serta dukungan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan namanya satu persatu. Akhir kata, kami menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan Festival Bacang, terdapat kekurangan maupun ketidak sempurnakan, pungkasnya.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara yang sukses menggelar acara Festival Bacang 2020 dengan tetap mengedepankan protokol Kesehatan penanganan Covid 19, seperti Penyemprotan disinfektan, cek suhu badan, jaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker.
”Saya selaku Walikota Singkawang dan Ketua Perkumpulan Hakka memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Panitia pelaksana, donatur dan Sponshorsip, serta Organisasi Masyarakat Tionghoa yang turut memberikan dukungan baik moril maupun materil, sehingga kegitan Festival Bacang 2020 dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar sebagaimana yangdiharapkan.

Melalui kegiatan ini saya bisa melihat bagaimana semangat Panitia bersama warga Kota Singkawang, dalam melestarikan event budaya yang sangat mendukung program pariwisata ini, kata Tjhai Chui Mie.

Ia berharap, pelaksanaan Festival Bacang 2020 bisa menjadi contoh bagi event budaya lainya, seperti Festival Kue Bulan (Zhong Qiu), Festival Onde Onde (Dong Zhi), Moment Sembahyang Rampas yang dikolaborasikan dengan Pembakaran Kapal Wangkang, Festival Cap Go Meh yang menghadirkan Ribuan Tatung, ditambah Gawai Naik Dango, dan 1 Muharram.

Setidaknya dalam satu tahun, minimal harus ada 6 event Budaya akbar sehingga dapat mempromosikan dan memajukan Pariwisata Singkawang ke Mancanegara.
Saya berharap agar Festival Bacang 2020 ini dapat digelar secara rutin dan dijadikan sebagai agenda tetap setiap tahunnya guna mendukung dan memajukan Pariwisata dan Budaya Kota Singkawang.

Semoga dengan dilaksanakannya event budaya ini dapat melestarikan dan menghargai budaya yang di Kota Singkawang," kata Tjhai Chui Mie.(Rio Dharmawan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.