Upaya mendukung swasembada pangan daerah terus dilakukan Pemerintah Kota Singkawang melalui peningkatan produktivitas tanaman padi hasil kerjasama dengan Artha Graha Peduli dan Kelompok Tani Permata Hijau di lahan Pertanian Permata Hijau, Kelurahan Sungai Garam, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Selasa 7 Agustus 2018.
Panen padi perdana dilakukan Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie bersama Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang, Yusnita Fitriadi, Perwakilan Artha Graha, Fajar, Kasdim 1202 Singkawang Mayor Czi Ramdani, Kapolsek Singkawang Utara Iptu Sunaryo, dan Camat Singkawang Utara Arman Mashudi.

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dalam sambutannya menuturkan, bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Singkawang tidak saja berkomitmen memberikan andil terhadap Ketahanan Pangan Nasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh, baik menyangkut pendapatan para petani, pendapatan daerah, maupun penyerapan tenaga kerja.
“Peningkatan produktivitas bidang pertanian khususnya tanaman padi, merupakan salah satu prioritas utama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Singkawang, melalui penerapan penggunaan varietas padi unggul, pemupukan berimbang, penggunaan bahan organik, dan penerapan teknologi panen,” kata Tjhai Chui Mie.
Dikatakannya, seiring meningkatnya jumlah penduduk dan peningkatan produksi tanaman pangan, maka kebutuhan lahan pertanian juga perlu ditingkatkan.

Namun yang menjadi kendala adalah ketersediaan lahan pertanian yang ada di Kota Singkawang untuk saat ini, pada dasarnya tidak berubah.
“Upaya meningkatkan lahan Pertanian untuk suatu kegiatan sudah barang tentu akan mengurangi ketersediaan lahan untuk kegiatan lainnya, baik kebutuhan lahan untuk perumahan, perdagangan, industri, dan fasilitas umum lainnya. Berbagai kendala tersebut, perlu kita pikirkan secara bijaksana. Salah satunya adalah pemanfaatan lahan yang ada secara optimal demi tujuan mempertahankan Singkawang sebagai lumbung padi daerah,” tukasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tjhai Chui Mie menyampaikan ucapan terima kasih kepada Artha Graha Peduli yang dinilainya telah memberikan andil peningkatan produktivitas tanaman padi dan mempertahankan pangan di Kota Singkawang.
Perwakilan Artha Graga Peduli, Fajar mengatakan, luas lahan yang ditanami varietas padi Infari di 3 Kelurahan Singkawang Utara, antara lain Kelurahan Sei Garam, Kelurahan Sei Bulan, dan Naram untuk musim tanam gadu adalah seluas 15 hektar, dengan produksi gabah kering sebanyak 5 ton perhektar.
“Momentum panen padi varietas infari perdana di tiga Kelurahan Singkawang Utara ini, kita harapkan dapat menjadi pendorong untuk senantiasa membangun pertanian secara utuh, berkomprehensif, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan di wilayah Kota Singkawang,” ucap Fajar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang, Yusnita Fitriadi menyampaikan selamat atas panen perdana padi kepada Kelompok Tani Permata Hijau, serta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Artha Graha Peduli dalam meningkatkan hasil pertanian masyarakat petani di Kota Singkawang.
“Panen perdana padi varietas inpari ini tentu tidak lepas dari dukungan semua pihak, terutama Artha Graha Peduli yang menjadi ujung tombak dalam mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat petani. Kami dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan akan terus melakukan upaya perbaikan, penyuluhan, yang semuanya bertujuan untuk mendorong peningkatan hasil panen dengan alat-alat pertanian yang mendukung,” ucap Yusnita Fitriadi. (Rio Dharmawan)