Wakil PM Kamboja: One Belt One Road China Sangat Penting Bagi Kamboja
0 83
Deputi Perdana Menteri Kamboja Hor Namhong pada Kamis berbicara sangat tentang dukungan China untuk pembangunan sosial-ekonomi Kamboja dan pengentasan kemiskinan.Dalam sebuah wawancara pada ulang tahun ke-60 hubungan diplomatik antara kedua negara, Namhong mengatakan hubungan antara kedua negara telah mengakar sangat dalam, dan “hubungan kami tidak hanya sebagai teman, tetapi sebagai saudara.”Dia mengatakan Cina telah memberikan bantuan “yang tak terhitung jumlahnya” kepada Kamboja, termasuk bantuan hibah China, pinjaman lunak dan non-bunga kepada kerajaan.Dia mengatakan proyek pembangkit listrik tenaga air China tidak hanya meningkatkan kapasitas pasokan listrik, tetapi juga menurunkan tarif listrik di Kamboja, dan mereka akan memberikan dorongan untuk rencana pemerintah untuk menghubungkan semua desa dengan listrik pada 2020.Mengenai pengembangan sumber daya manusia, ia mengatakan China telah memberikan beasiswa kepada 1.223 mahasiswa dan pejabat Kamboja sejauh ini, dan orang-orang Kamboja yang berpendidikan Cina itu telah menjadi sumber daya manusia yang berharga untuk pembangunan nasional.Mengomentari Belt dan Road Initiative yang diusulkan Tiongkok, Namhong mengatakan inisiatif ini sangat berkontribusi pada pengembangan infrastruktur di Kamboja.“The Belt and Road Initiative sangat penting bagi Kamboja untuk pembangunan infrastruktur, pertukaran antar-warga, dan pertukaran perdagangan,” katanya.Dia menambahkan bahwa di bawah inisiatif itu, Cina telah membiayai pembangunan hampir 3.000 kilometer jalan di Kamboja, menghubungkan Phnom Penh ke provinsi-provinsi, dan menghubungkan satu provinsi dengan yang lain.Selain itu, tujuh jembatan yang didanai Cina telah dibangun di seberang Sungai Mekong dan anak-anak sungainya di kerajaan itu, karena pembangunan jembatan kedelapan yang menghubungkan provinsi Kampong Cham dan provinsi Tboung Khmum di bagian tenggara negara itu sedang berlangsung.Selain itu, dua proyek besar akan terwujud di Kamboja di bawah inisiatif, katanya. Mereka adalah bandara internasional baru di provinsi Siem Reap dan tol dari Phnom Penh ke provinsi pesisir Preah Sihanouk.“Kedua proyek itu diperkirakan menghabiskan miliaran dolar AS, dan itu sangat penting,” katanya.“Atas nama Pemerintah Kerajaan Kamboja, saya ingin mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat China untuk membantu Kamboja di semua bidang tanpa pamrih,” katanya.Sementara itu, wakil perdana menteri juga mengingatkan hubungan diplomatik antara kedua negara, mengatakan bahwa hubungan itu diprakarsai oleh Raja Kamboja, Pastor Norodom Sihanouk dan kemudian Perdana Menteri Tiongkok Zhou Enlai dalam pertemuan mereka di Konferensi Bandung di Indonesia pada tahun 1955 dan hubungan diplomatik adalah secara resmi ditempa pada tahun 1958.“Selama 60 tahun terakhir, hubungan kami semakin diperdalam dari hari ke hari dan meningkat menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif Kerjasama 2010,” kata Namhong, menghubungkan hubungan yang berkembang dengan seringnya kunjungan para pemimpin kedua negara tersebut. negara-negara.
Artikel Terkait
Share this:
- Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
- Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
- Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
- Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
- Share on X (Opens in new window) X
- Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
- Email a link to a friend (Opens in new window) Email