The news is by your side.

Usai Sholat Idul Fitri, Pengurus YHMCHI – PITI Surabaya Silaturrahmi ke Walikota dan Kapolda Jatim

43

Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan pukul 6 pagi (15/6) diikuti ribuan jamaah di Masjid Cheng Hoo Surabaya. Selesai sholat, para jamaah menyempatkan berfoto bersama di depan masjid dengan  bangunan khas di Tiongkok. Sementara itu, pengurus Masjid Cheng Hoo bersama petugas keamanan terus melakukan penjagaan dan pemantauan selama sholat Idul Fitri berlangsung.

Selanjutnya para pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) – PITI Surabaya melakukan silaturrahmi ke kediaman Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Kapolda Jatim Machfud Arifin.

“Silaturrahmi rutin kami laksanakan setelah sholat Idul Fitri di Masjid Cheng Hoo. Kami menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan saling memberikan masukan,”jelas Djoko Slamet Ketua PITI Surabaya.

Budiman Wahyudi salah satu donatur Masjid Cheng Hoo mengungkapkan silaturrahmi terjalin baik antara pemerintah dengan masyarakat sebagai upaya keamanan dan kemajuan Surabaya. “Upaya Surabaya aman dan kondusif menjadi tanggung jawab bersama. Bila kotanya aman maka ekonominya lancar. Masyarakat Surabaya bahu membahu bergotong royong demi kemajuan kota tercinta,” tutur Budiman Wahyudi pemilik Felia Tour.

Malam menjelang lebaran, Tri Rismaharini bersama FORPIMDA Surabaya berkeliling ke berbagai masjid. Walikota Surabaya mengunjungi Masjid Cheng Hoo melakukan takbiran bersama pengurus, selanjutnya menuju masjid di kawasan Ampel. Paginya Walikota Surabaya melakukan sholat Idul Fitri di halaman Balaikota bersama warga.

“Kami mengucapkan Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin. Masyarakat tetap menjaga kerukunan dan tidak mudah dipecah belah dalam hal sekecil apapun,” pinta Walikota Surabaya saat open house di kediamannya.

YHMCHI LUNCURKAN KARTU SIMPATISAN UNTUK RELAWAN 

Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia meluncurkan Kartu Simpatisan bekerjasama dengan BRI yang bisa digunakan untuk membayar tol dan berbelanja. Selain itu pemegang kartu simpatisan terbitan YHMCHI akan mendapat info berbagai kegiatan di Masjid Cheng Hoo Surabaya. “Kartu ini kami berikan gratis dan untuk pengisiannya bisa dilakukan di supermarket kecil. Tapi kartu ini tidak ada pin-nya dan harus berhati-hati, jangan sampai hilang,” himbau Nurawi Ketua YHMCHI.

Acara peluncuran Kartu Simpatisan dihadiri perwakilan Cak dan Ning, Mahasiswa UNAIR, Baksose Surabaya, Ngaji Salon (Ngasal), staf Sepatu Trekkers dan insan pers. Nurawi menginformasikan selama Ramadan berlangsung banyak kegiatan sosial di gelar salah satunya potong rambut gratis untuk 1000 kaum dhuafa ternyata membludak hingga 1200 orang, karena pulangnya mendapat uang dan sepatu. Selain itu pembagian THR untuk 8000 kaum dhuafa, pelaksanaanya menggunakan barcode dan komputer untuk menghindari pemalsuan kupon berlangsung lancar.

Hendy Ketua Ngasal mengusulkan pada Ramadan tahun depan, potong rambut gratis bersama pemilik salon diupayakan mampu memecahkan Rekor MURI karena antusias warga begitu besar. (Avr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.