The news is by your side.

Total Korban Gempa Palu dan Donggala Capai 2073, Pencarian Terus Dilakukan

12

Jumlah korban tewas dari beberapa gempa kuat dan tsunami berikutnya di provinsi Sulawesi Tengah Indonesia naik menjadi 2.073 pada hari Kamis karena badan penanggulangan bencana nasional memperluas misi pencarian.

Operasi pencarian dan penyelamatan diperpanjang untuk satu hari lagi hingga Jumat atas permintaan masyarakat setempat untuk terus mencari korban, kata juru bicara badan penanggulangan bencana nasional, Sutopo Purwo Nugroho.

“Misi pencarian secara resmi dihentikan pada hari Jumat,” kata Sutopo pada konferensi pers.

Pejabat itu meminta orang-orang yang terlibat dalam pengguliran anggota keluarga mereka yang hilang untuk menghentikan pencarian karena mereka dapat menghadapi risiko tertular penyakit dari tubuh yang membusuk.

Jumat akan menjadi hari ke-15 setelah gempa kuat dan dangkal berkekuatan 6,0, 7,4 dan 6,1SR yang diikuti oleh tsunami hingga 3 meter memporak-porandakan Palu, ibu kota provinsi, distrik yang berdekatan dari Donggala, Sigi dan Parigi Mountong pada 28 September.

“Jika ada orang yang masih berusaha mengambil mayat, kami mendesak mereka untuk tidak melakukannya karena dengan kondisi mayat, mereka kemungkinan akan menyebarkan penyakit, seperti kolera,” kata Sutopo.

Gempa dan tsunami telah memaksa 87.000 orang mengungsi ke rumah, dengan 78.994 di antaranya berlindung di 112 pusat evakuasi di provinsi tengah, sementara sisanya telah melakukan eksodus ke provinsi-provinsi terdekat, tambahnya.

Sebanyak 2.549 orang luka berat dan 8.130 menderita luka ringan, kata juru bicara itu.

Lebih dari 5.000 orang masih hilang setelah bencana alam yang mematikan tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.