Anggota Dewan Negara Cina dan Menteri Luar Negeri Wang Yi bertemu dengan Luhut Binsar Pandjaitan, Utusan Khusus Presiden dan Menteri Koordinator Bidang Kelautan, dan Anwar Ibrahim, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, secara terpisah pada hari Rabu di Beijing.
Wang Yi menyambut Luhut di Tiongkok sebagai Utusan Khusus Presiden Joko Widodo, dan menyatakan bahwa China dan Indonesia selalu memahami, mendukung, dan saling membantu.

Dia mengatakan Cina dan Indonesia adalah mitra alami dalam pembangunan Belt and Road dan China bersedia untuk mengintegrasikan Belt dan Jalan dengan Global Maritime Fulcrum, yang juga akan mempromosikan pembangunan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional Indonesia.
Luhut berterima kasih kepada pemerintah China atas bantuannya dalam upaya pemulihan gempa dan bencana di Indonesia dan mengatakan bahwa hubungan dengan China selalu menjadi prioritas dalam hubungan luarnya.
Indonesia sangat menghargai kemajuan positif yang dibuat dalam lima tahun sejak pembentukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua belah pihak dan akan memperkuat kerjasama dengan Cina dalam investasi, industri, infrastruktur, perikanan, dan sumber daya manusia, tambahnya.
Dia juga menekankan bahwa kedua belah pihak harus mengambil kesempatan penandatanganan perjanjian kerjasama untuk bersama-sama membangun Belt and Road dan Global Maritime Fulcrum dan pembentukan komite gabungan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional.
Selama pertemuannya dengan Anwar, Wang Yi mengatakan Malaysia akan mencapai prestasi baru di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan pemerintah baru.
Dia menambahkan bahwa China sangat mementingkan hubungannya dengan Malaysia dari perspektif strategis dan jangka panjang dan bahwa kedua belah pihak harus memperkuat kerjasama dalam teknologi dan inovasi.

Anwar menjawab bahwa China adalah negara pertama yang saya kunjungi setelah terpilih menjadi anggota parlemen dan menyambut Cina untuk lebih memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial Malaysia.
Dia juga memuji bahwa Malaysia mengagumi prestasi besar China dan yakin bahwa China akan mencapai pembangunan yang lebih besar.