Terus Melonjak, Omicron di Indonesia Tembus 1.078 Orang, Transmisi Lokal 257 Kasus

0 22

Jakarta –  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau varian Omicron di Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data per 21 Januari, kasus Omicron mencapai 1.078 kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut mayoritas kasus berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), namun temuan kasus transmisi lokal juga mulai mengalami peningkatan. Artinya, Omicron sudah cukup menyebar di komunitas.

“Kasus Omicron yang dilaporkan sampai dengan hari ini adalah 1.078 kasus. Terdiri dari PPLN 756 orang, transmisi lokal 257 orang, dan masih penyelidikan epidemiologi untuk 65 kasus,” kata Nadia, Jumat (21/1).

Nadia melanjutkan negara kedatangan PPLN paling banyak adalah Arab Saudi. Kemudian dilanjutkan Turki, Amerika Serikat, Malaysia, dan Uni Emirat Arab. Ratusan pasien Omicron itu menjalani masa karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, dan sisanya menjalani karantina di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh Satgas Penanganan Covid-19.

Nadia juga mengumumkan bahwa saat ini pihaknya telah memberikan lampu hijau untuk aktivitas isolasi mandiri (isoman) bagi pasien terpapar Omicron.

Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang diteken Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 17 Januari 2022.

Leave A Reply

Your email address will not be published.