Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Siap Sambut Wisatawan

0 178

Solo – Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) siap menyambut wisatawan yang berlibur ke Solo hingga larut malam. Mulai 22 Desember, mereka membuka wahana baru yang bisa dinikmati wisatawan pada malam hari.

Selama ini, Taman Jurug dikenal sebagai tempat wisata rakyat yang menawarkan keteduhan di tepi Bengawan Solo. Hutan tengah kota itu juga dilengkapi kebun binatang berisi aneka satwa langka. Wisatawan pun bisa menikmati keindahannya sejak pagi hingga sore hari.

Mulai 22 Desember nanti, Taman Jurug membuka beberapa wahana baru yang bisa dinikmati pelancong sejak sore hingga menjelang tengah malam. “Saat ini wahananya sedang disiapkan,” kata Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Selasa 19 Desember 2018.

Wahana baru itu berupa Taman Pelangi dan Taman Lampion yang dilengkapi air mancur menari. Tata cahaya yang disiapkan sedemikian rupa diharapkan mampu memanjakan mata para pengunjung. Pengelola memasang lampion berbentuk miniatur benteng di pulau yang berada di tengah danau. Sedangkan di sekitar danau terdapat hamparan lampion berbentuk aneka ragam bunga.

Hiasan berupa air mancur dengan penataan cahaya warna warni juga mempercantik pemandangan malam hari di sana. “Beberapa permainan anak juga akan disiapkan,” katanya. Permainan itu berupa boom boom car, kora-kora dan lain-lainnya.

Pengembangan tempat wisata itu diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan hingga dua kali lipat. Tahun ini, jumlah pengunjung di Taman Jurug diperkirakan mencapai 420 ribu. “Tahun depan diharapkan bisa menembus 1 juta orang,” kata Bimo.

Pada pagi hingga sore hari, pengunjung dikenai tiket masuk seharga Rp 12 ribu per orang pada hari biasa dan Rp 15 ribu untuk akhir pekan dan hari libur.

Sedangkan tiket masuk untuk tempat wisata malam yang akan dibuka dijual seharga Rp 20 ribu per orang di hari biasa dan naik menjadi Rp 25 ribu di akhir pekan dan libur nasional.

TEMPO

Leave A Reply

Your email address will not be published.