Singkawang Kembali Terapkan Car Free Day
Singkawang-Harian InHua. Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Perhubungan kembali menerapkan Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) yang pelaksanaannya akan dimulai pada pertengahan bulan Juli 2018.
Berbagai persiapan terkait Car Free Day tersebut saat ini sedang dilakukan, salah satunya yaitu dengan melakukan launching terhadap pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan yang dilakukan Walikota Singkawang bersama Dinas Perhubungan dan Polres Singkawang, di Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu, 8 Juli 2018.
Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie menilai ada banyak hal yang bisa dipetik dari program Car Free Day, diantaranya membuka ruang terbuka bagi masyarakat untuk bersosialisasi, berrekreasi, bersepeda, Jalan sehat tanpa menimbulkan suara kebisingan dan polusi asap kendaraan.
”Saya menyambut positif dan memberikan apresiasi atas penerapan kembali Car Free Day ini, karna ada banyak sekali manfaatnya bagi masyarakat, terutama memberikan ruang gerak untuk berekreasi, bersosialiasi, berolahraga, dan menekan kualitas polusi udara yang tidak sehat,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia mengatakan, Car Free Day bukan hal baru bagi masyarakat Kota Singkawang, berhubung dua tahun sebelumnya, program bebas kendaraan tersebut pernah diterapkan. Namun penerapan Car Free Day tidak berlangsung lama, lantaran kurang mendapat respon masyarakat.
Menurut Tjhai Chui Mie, penerapan kembali Car Free Day juga turut mendukung salah satu program kerja yang dicanangkannya bersama Wakil Walikota, yakni mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kawasan ruas Jalan sebagai sarana rekreasi sekaligus olahraga sebagai pola hidup sehat, setiap Minggu pagi.
“Kita berharap, penerapan kembali Car Free Day ini, akan membantu terciptanya sarana bagi masyarakat dalam bentuk pembugaran kesehatan tubuh melalui berolahraga, dan juga untuk berkereasi positif bersama keluarga, dan momen Car Free Day bersifat bebas, artinya siapa saja bisa ikut serta tidak mengenal status sosialnya,” tukasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Sumastro mengatakan, pihaknya mencoba untuk mengaktifkan kembali program car free day setiap Minggu pagi.
“Berdasarkan hasil rapat kita bersama instansi terkait, bahwa ada dua alternatif yang akan dijadikan sebagai lokasi Car Free Day,” kata Sumastro.
Ia mengatakan, ada dua kawasan yang nantinya akan dijadikan sebagai lokasi Car Free Day, yang pertama lokasinya dari Jembatan Agen lama sampai ke Jalan Diponegoro, tepatnya di depan bekas bioskop Kota Indah Singkawang yang mulai berlaku setiap Minggu, dari pukul 06.00 – 09.00 WIB.
“Lokasi kedua jaraknya lebih pendek, yakni dari Jalan Merdeka (Jembatan Agen Lama) sampai ke Jalan Merpati. Kedua kawasan Car Free Day ini akan dilakukan pengamanan yang melibatkan Satlantas Singkawang dan dari kita Dinas Perhubungan. Kami mengharapkan, program Car Free Day ini betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat, jangan sampai terhenti di tengah Jala atau hanya bersifat sementara. Artinya, baru mau digalakkan, setelah itu hilang lagi. Sehingga faktor-faktor yang menjadi penghalang atau penghambat masa lalu itu harus kita coba atasi,” kata Sumastro.
Termasuklah dukungan dari pihak pengamanan juga dianggap sangat penting. Karena, kalau tidak didukung, dikhawatirkan lokasi yang dianggap bebas kendaraan, tetapi nyatanya kendaraan berseleweran.
Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Singkawang, IPDA Jamian menyatakan, siap mendukung jika program Car Free Day akan kembali diaktifkan.
“Hanya saja, untuk tahap pertama ini, jika alternatif pertama (jalur panjang) tidak bisa dilaksanakan, minimal alternatif kedua (jalur pendek) harus bisa kita laksanakan,” ucapnya. (Rio Dharmawan)





