Semarak Perayaan HUT Thai Cu Shin Ti di Singkawang
Singkawang-Harian InHua. Ribuan umat Buddha, Tao dan Konghucu meriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Thai Cu Shin Ti yang terletak di Gang Daya, Jalan Raya Tanjung Batu Harapan, Sak Kok, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, dengan mengelar berbagai ritual dan hiburan yang menarik, Jumat, 29 Juni 2018.
Peringatan HUT Thai Cu Shin Ti, dihadiri Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, anggota DPRD Propinsi Kalimantan Barat, Bong Cin Nen, Wakil Ketua DPRD Singkawang, Sumberanto Tjitra, Wakil Ketua Perhakin Singkawang, Ng Hian Ku, serta tamu undangan dan umat Tri Dharma Singkawang.
Suasana perayaan tampak begitu meriah. Panitia dan pengurus Kelenteng menggelar ritual sembayang dan doa bersama diikuti ratusan umat yang memanjatkan doa kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan.
Perayaan ini terasa istimewa karena moment tersebut menghadirkan kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di Kota yang dikenal sebagai Seribu Kelenteng.
Warga datang silih berganti melaksanakan sembahyang. Di depan Kelenteng berjejer beraneka jenis buah-buahan, telur dan mie panjang yang tersusun rapi. Kesemuanya itu untuk dipersembahkan kepada Thai Cu Shin Ti sebagai ungkapan syukur syukur.
Selain memanjatkan doa, warga yang hadir juga memberikan penghormatan di depan altar Thai Cu Shin Ti.
Ketua panitia perayaan, Cong Khi Liam memaparkan, peringatan Hari Ulang Tahun Thai Cu Shin Ti, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan tanggal 16, bulan 5 penanggalan kalender imlek.
“Sama seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini perayaan juga diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari sembahyang syukuran, doa bersama, perjamuan hidangan makan siang, lelang barang persembahan dan hiburan musik dari band Sakura. Dalam perayaan ini, kita juga mengundang Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, dan beberapa pejabat daerah dan tokoh lintas agama,” kata Cong Khi Liam.
Dikatakannya, dalam perayaan tahun ini, ritual sembahyang dilaksanakan sehari sebelumnya. Ritual sembahyang, ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kemudian dilanjutkan penghormatan kepada Thai Cu Shin Ti, serta Dewa lainnya yang ada di altar.
“Doa bersama ini dimaksudkan agar seluruh elemen masyarakat Kota Singkawang, tetap memperoleh perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dan tercapai kehidupan yang makmur dan sejahtera. Intinya, melalui doa bersama ini, kita menginginkan agar bangsa dan negara kita, khususnya masyarakat Kota Singkawang, tetap hidup rukun, damai, dan harmonis serta memperoleh berkat dari Tuhan,” jelasnya.
Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie berharap melalui perayaan HUT Thai Cu Shin Ti, dapat meningkatkan silaturahmi dan saling hormat menghormati antar umat beragama meskipun berbeda suku, sehingga hubungan selalu rukun dan harmonis. Umat Tri Dharma, diharapkannya untuk bersama-sama ikut mendukung pembangunan Kota Singkawang.
Tjhai Chui Mie mengatakan, selama ini kerukunan umat beragama di Kota Singkawang, terjalin dengan sangat baik. Kehidupan antar masyarakat dan umat beragama rukun dan harmonis, menjadikan Singkawang selalu dalam kondisi aman dan kondusif.
“Memperingati HUT Thai Cu Shin Ti, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif, saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Meski terdapat perbedaan antar suku, ras, agama maupun antar golongan, tetapi perbedaan itu tidak membuat kita terpecah, malah sebaliknya di antara kita saling menghormati dan menghargai serta mengedepankan toleransi. Ini semua merupakan modal utama kita dalam mensukseskan pembangunan Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.
Dalam kesempatan itu, Tjhai Chui Mie memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus Kelenteng Thai Cu Shin Ti, yang telah berhasil merawat dan menjaga kelestarian tempat ibadah, sehingga setiap tahun selalu sukses melaksanakan kegiatan perayaan HUT, yang dihadiri ratusan hingga ribuan umat dan tamu undangan. (Rio Dharmawan)






