Sambut HUT Bhayangkara Ke-72 Polda Jatim – Yayasan Sosial Abdihusada Utama Gelar Bakti Sosial Kesehatan Diikuti 550 Pasien
Menyambut HUT Bhayangkara ke-72 tahun 2018, Polda Jatim bersama Yayasan Sosial Abdihusada Utama menggelar bakti sosial kesehatan diikuti 550 pasien (9/5). Bakti sosial kesehatan dilaksanakan mulai pukul 7 pagi di gedung Klinik Abdihusada Utama diantaranya; pengobatan umum, pemeriksaan gigi, pemasangan KB, khitanan masal dan penyerahan kursi roda.
Bakti sosial sekaligus kunjungan Kapolda Jatim Machfud Arifin ke Yayasan Sosial Abdihusada Utama untuk melihat dari dekat klinik pengobatan gratis didanai para pengusaha Jatim yang menjadi pengurus maupun donatur yayasan. Machfud Arifin memuji Yayasan Sosial Abdihusada Utama yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat pra sejahtera dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis selama 6 tahun berjalan hingga kini.
“Saya berharap apa yang dilakukan para pengusaha dan tokoh masyarakat Jatim yang telah berbuat baik tidak hanya membangun tempat ibadah tapi juga rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Yayasan Sosial Abdihusada Utama memiliki kegiatan mulia yang harus didukung, karena juga pintu surga bagi para pengusaha,” tutur Machfud Arifin sembari melaporkan pembangunan RS. Bhayangkara dengan fasilitasnya dibantu Pemrov Jatim.
Soeharsa Muliabarata Ketua Yayasan Sosial Abdihusada Utama juga melaporkan bahwa selama 6 tahun berjalan, telah memberikan pelayanan kesehatan melalui klinik Abdihusada Utama. Sebanyak 72 ribu pasien dilayani dokter dengan pemberian obat paten bukan generic, selain itu menggelar operasi katarak tercatat hingga Juni mendatang sebanyak 1.000 lebih pasien.
“Kami menggelar operasi katarak gratis untuk masyarakat pra sejahtera selama dua tahun itu membutuhkan dana yang tidak sedikit,” terang Soeharsa mengungkapkan managemen yayasan terbuka selalu memberikan laporan sehingga dana abadi bertambah untuk operasional kegiatan kemanusiaan melayani masyarakat.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Sosial Abdihusada Utama, Alim Markus, menceritakan ide sekaligus motor penggerak klinik pengobatan gratis berasal dari Soeharsa Muliabarata yang lantas didapuk menjadi ketua yayasan untuk mewujudkan kegiatan mulia, dimulai pada 2012.
“Banyak warga yang membutuhkan pengobatan gratis dan kami mengetuk hati para pengusaha untuk memberikan sebagian keuntungannya kepada masyarakat pra sejahtera. Kita lahir, besar dan diberi rejeki di Indonesia, seyogyanya berbuat amal untuk masyarakat. Hal itu sangat penting. Kita bangun image pengusaha berbakti sosial untuk sesama. Karena usia manusia tidak panjang semua pasti mati,” himbau Alim Markus yang terkenal dengan jargon ‘Cintailah Produk-Produk Indonesia’.
Sementara itu, pelaksanaan baksos kesehatan pengobatan umum diikuti 400 pasien, pengobatan dan pemeriksaan gigi diikuti 75 orang, pemasangan KB diikuti 25 orang dan khitan masal diikuti 50 anak. Kabid Dokkes Polda Jatim Budi Heryadi mengatakan sebanyak 265 kursi roda akan diberikan kepada penderita difabel dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72. (Avr)














