RS HUSADA Bekerjasama Dengan Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) Program Home Care dan Home Delivery – Vaksinasi 10.000 Lansia Untuk Negara
InhuaOnline, Jakarta – Bertempat di RS Husada, Jakarta Pusat Lantai 10 diadakan
pembukaan program Home Care dan Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara yang diinisiasi oleh Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) bekerjasama dengan RS Husada, Rabu (21/4/2021).

Pengurus Tan Adi Pranata beserta para pengurus, Direktur Utama RS Husada dr Yeo Hans
Cahyadi, Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra menjemput Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian RI sekaligus Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan
Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartarto.
Acara dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, “Saya berterima kasih kepada KillCovid dan RS Husada yang punya ide untuk menjemput. Biasanya mereka kalau lihat temannya pergi, mereka jadi lebih berani, yakin, pede untuk vaksinasi,” ujar Budi pada
pembukaan program di RS Husada.

Dalam kesempatan yang bertepatan dengan Hari Kartini, peserta vaksinasi lansia menyanyikan bersama lagu “ Ibu kita Kartini “ sewaktu kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI sekaligus Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Nasional (PEN), Airlangga Hartarto melihat kondisi jalannya pemberian vaksin.

Direktur Utama RS Husada dr Yeo Hans Cahyadi, mengatakan RS Husada pada tahun ini
memasuki usia 97 tahun, kita selalu berusaha membantu pemerintah dalam penanganan
pademi Covid, seperti diketahui kita dtunjuk sebagai Rumah Sakit rujukan pasien covid
dengan menyiapkan 145 kamar, sudah 2.000 pasien penderita covid dan 3.000 rawat jalan.
Program Vaksinasi bekerja sama dengan dinas kesehatan, relawan dan kali ini dengan
Program Vaksinasi 10.000 Lansia. RS Husada selalu siap melakukan yang terbaik untuk
negara, tutup dr Yeo mengakhiri sambutan pembukaannya.

Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra memberikan sambutan dengan
berterima kasih atas kehadiran kedua Menteri yang membuka program ini, lansia masih
banyak yang belum mendapatkan vaksin, sehingga meluncurkan pogram Program Home
Care (penjemputan lansia menuju sentra vaksinasi) dan Home Delivery (penyelenggaraan vaksinasi di lokasi lansia berada).

Tim KILLCOVID19 akan mendatangi panti-panti werda, jompo yang masih belum mampu untuk menuju sentra vaksinasi, puskesmas atau rumah sakit. Kita akan jemput bola, kita akan kirim tenaga kesehatan (nakes) menuju ke tempat-tempat para lansia yang akan divaksin. Sebaliknya home care adalah kita sediakan tim untuk menjemput para lansia yang dikumpulkan di RT/RW, Kelurahan atau Kecamatan lalu kita jemput dibawa ke sentra vaksin atau rumah sakit yang terdekat. Kita sudah menyediakan 100 bus untuk Jakarta yang siap sedia menjemput para lansia. Seperti hari ini ada 3 bus dari beberapa lokasi yang menjemput para lansia untuk menuju ke sini (RS Husada).

Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartarto.
Berbahagia pada hari ini kita kedatangan Bapak Wirjawan Hardjamulia lansia berusia 104
tahun yang telah menerima vaksin Covid-19, untuk memberikan semangat dan dorongan
kepada lansia lainnya agar tidak takut divaksin, hadir pula Puteri Indonesia Intelegensia
2020 Fernanda Ciandra sebagai Duta Vaksinasi yang akan membantu sosialisasi informasi
seputar vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.
Kementerian Kesehatan mencatat 47,3 persen pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal
dunia merupakan lansia di atas 60 tahun. Untuk itu pemerintah memprioritaskan pemberian
vaksin Covid-19 pada 21 juta lansia di Indonesia, namun hingga awal April 2021 baru 11
persen dari target tersebut yang tercapai.

prasasti pembukaan program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia untuk
Negara didampingi Adharta Ongkosaputra , drg. Oscar Primadi dan dr Yeo Hans Cahyadi.
“Program Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara ini, merupakan langkah awal yang kami
lakukan di Jabodetabek, namun tidak hanya di sini kami juga mencanangkan target
10.000 lansia untuk kota-kota lainnya di Indonesia sampai semua target lansia yaitu 21 juta
orang dapat terpenuhi. Kita harus bergotong royong membantu pemerintah agar dapat
segera bergerak maju ke kelompok masyarakat usia produktif.” ungkap Adharta
Ongkosaputra Ketua Umum KILLCOVID19.

didampingi oleh Direktur Utama RS Husada dr Yeo Hans Cahyadi.
Seketaris Jendral Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi cakupan para lansia perlu
peningkatan, sangat mengapresiasi KILLCOVID19 dengan segala upayanya sudah dapat
menghadirkan para lansia untuk divaksin. Kita berharap pademi ini segera berakhir dengan
peningatkan jumlah cakupan vaksinasi. Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar
dan baik.

kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI sekaligus Ketua Tim Penanganan
Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartarto melihat kondisi
jalannya pemberian vaksin.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI sekaligus Ketua Tim Penanganan Covid-19
dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Airlangga Hartarto memberi selamat Hari Kartini
kepada ibu-ibu yang hadir, serta memberikan apresiasi kepada komunitas KILLCOVID19
terhadap kegiatan yang dilakukan dalam musim pademi ini.
KILLCOVID19 dengan misi utama mengedukasi dan menyelamatkan anak bangsa dari
pademi Covid serta menjadi bagian dari penangganan Covid-19 di Indonesia. Ada beberapa
program little circle yaitu memagari rumah hingga komunitas terkecil, ini sejalan dengan
PPKM itu adalah basisnya rumah. PPKM yang sudah gelombang ke-6 maka jumlah aktif case
maupun sedang sudah single digit dibawah 7 % dan kasus kesembuhan sudah diatas 90%.

memberikan vaksin kepada perwakilan Home Deliver, Hendra Wijaya.
Dan perekonomian juga sudah mulai bangkit, apa yang diharapkan Bapak Presiden, gas dan
rem ini telah ketemu jalurnya, rumusnya sudah ketemu, namun kita harus istilah Bapak
Presiden, eling eling lan waspan, “ingat dan tetap waspada” bahwa ingat pademi covid
belum berakhir dan kita harus terus waspada.
Indonesia masuk 9 besar sebagai negara yang sudah melakukan vaksinasi. Kita sudah
melakukan vaksinasi sebanyak 17 juta dengan rata-rata vaksinasi per hari sekitar 500.000.
Kita semua harus mendorong vaksinasi. Kita harus terus melakukan 3 M dan 3 T, dalam
aktivitas kita.

Bapak Wirjawan Hardjamulia lansia berusia 104 tahun yang telah menerima vaksin Covid-
19, untuk memberikan semangat dan dorongan kepada lansia lainnya didampingi Tan Adi
Pranata, dr Yeo Hans Cahyadi dan Adharta Ongkosaputra.
Kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia untuk Negara dengan menandatangani prasasti serta pemukulan gong pembukaan, dilanjutkan dengan melihat langsung pelaksanaan penyuntikan vaksin para
lansia. (sjinphen)